Kukar, Busam.ID – Slamet Riyadi (28) pekerja perusahaan PT ITCI Hutani Manunggal (IHM) yang dilaporkan hilang saat pulang dari lokasi kerja menuju pondokan/mess, memasuki hari ke-7 pencarian, akhirnya ditemukan. Korban ditemukan selamat pada Sabtu (19/8/2023) pukul 00.05 WITA. Korban ditemukan di pinggir jalan, sejauh kurang lebih 3 kilometer dari titik lokasi dilaporkan hilang, dalam keadaan selamat. Korban dilaporkan hilang pada Sabtu (12/8/23) lalu, ketika perjalanan pulang dari lokasi kerja ke mess, bersama dua orang rekan kerjanya.
Menurut koordinator lapangan Basarnas Samarinda, Hendra saat dihubungi Busam.ID melalui sambungan teleponnya mengatakan, sebelum ditemukan para pekerja melakukan doa-doa di sekitar lokasi korban menghilang.

“Sebagian pekerja melaksanakan salat dan zikir dan sebagian lainnya melakukan penyisiran bersama paranormal yang merupakan pekerja di perusahaan itu juga,” terang Hendra.
Warga menemukan korban berada di pinggir jalan tidak jauh dari posko ketiga yang ada di turunan, dalam kondisi lemas dan linglung sekira pukul 00.05 WITA.
“Lokasi tersebut sudah kami sisir dan menyebar namun tanda-tanda keberadaan korban tidak ada. Waktu ditemukan warga, korban berada di pinggir jalan, kondisinya linglung,” ungkap Hendra.
Hanya saja, Hendra menyebut kalau orang normal biasanya jika baru ditemukan langsung minta makan karena lebih sepekan tersesat. Namun saat ditemukan, korban hanya berteriak-teriak.
“Biasanya kalau baru ditemukan, cepat pak aku lapar, tapi kalau ini modelnya teriak-teriak ‘salahku apa…salahku apa…’. Korban masih belum sadar karena pikirannya masih di alam sana,” terang Hendra.
Lantaran kondisinya yang lemas dan kurus, korban langsung dikasih makan bubur dan diinfus oleh petugas medis perusahaan.
“Katanya sudah dikasih makan di alam sana. Cuma kalau dibandingkan dengan foto yang disebar, tubuhnya agak berisi sebelum hilang. Namun saat ditemukan dalam keadaan kurus. Saat ini korban menjalani perawatan di klinik perusahaan dan kondisinya masih belum sadar atau masih linglung,” tambahnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Balikpapan, Melkianus Kotta mengatakan, dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR untuk kasus ini ditutup.
“Tim SAR Gabungan melaksanakan breafing dan unsur yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing,” terang Melky. (Zul)
Editor : A Risa


