Samarinda, Busam.ID – Pelatihan Bridge yang digelar Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Kaltim bekerja sama dengan Pengkot GABSI Samarinda resmi berakhir, Minggu (15/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor PWI Kaltim, Jalan Biola, Kota Samarinda, selama dua hari sejak 14 Februari itu ditutup dengan pertandingan eksebisi antar jurnalis.
Pada hari kedua, para peserta kembali mendapatkan pengarahan teknis dari tim pelatih Pengkot GABSI Samarinda, yakni Agus Fitriansyah, Kurniawan, dan Herry Yudistira. Materi yang diberikan mencakup pemahaman mini bridge hingga penguatan dasar-dasar permainan bridge.
Setelah sesi pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan eksebisi yang mempertemukan para jurnalis dari Samarinda, Balikpapan, Bontang, hingga Kutai Timur. Sebanyak tujuh ronde dimainkan, dengan sistem saling berhadapan antar peserta.
Meski hanya bersifat eksebisi, suasana pertandingan berlangsung kompetitif dan penuh antusias. Para jurnalis tampak serius sekaligus menikmati setiap permainan yang dijalani.
Sekretaris GABSI Samarinda Muhammad Heldiyanur, mengapresiasi semangat para peserta yang dinilainya cepat memahami pola permainan.
“Dalam waktu dua hari, teman-teman jurnalis sudah menunjukkan progres yang baik. Bridge memang permainan strategi dan konsentrasi, tapi kalau rutin berlatih, saya yakin mereka bisa berkembang lebih jauh,” ujarnya.
Ia berharap pelatihan ini menjadi awal pembinaan berkelanjutan, bahkan membuka peluang terbentuknya komunitas bridge di kalangan wartawan.
Sementara itu, Ketua SIWO PWI Kaltim Didda Satriya, menyebut pelatihan ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi ajang Porwanas mendatang.
“Kami ingin jurnalis Kaltim tidak hanya aktif dalam peliputan olahraga, tetapi juga mampu berprestasi sebagai atlet. Bridge menjadi salah satu cabor yang potensial, dan pelatihan ini langkah awal untuk membangun fondasi,” tegasnya.
Didda menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan GABSI untuk menggelar latihan lanjutan agar kemampuan para jurnalis semakin terasah.
Dengan berakhirnya pelatihan dan eksebisi tersebut, diharapkan lahir bibit-bibit atlet bridge dari kalangan jurnalis Kaltim yang siap bersaing di level nasional.(Adit)
Editor: M Khaidir


