Balikpapan, Busam.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengkaji rencana pembangunan pasar induk.
Rencana itu dilakukan untuk mencukupi kebutuhan pangan di Kota Balikpapan, yang diperkirakan bakal meningkat seiring dengan rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Balikpapan, Haemusri Umar mengungkapkan, tantangan Pemkot Balikpapan saat ini ada dua yakni kebutuhan pokok mulai dari ketersediaan barang, distribusi hingga harga.
Selain itu tak kalah penting yakni sarana prasarana (Sarpas) penunjang kebutuhan pokok seperti gudang pangan di Balikpapan.
“Memang sampai saat ini pemerintah tidak punya sarpas terkait dengan gudang pangan itu,” tutur Haemusri, Selasa (5/9/2023).
Meningkatnya populasi penduduk di Balikpapan, lanjut Haemusri, tentu menjadi salah satu perhatian pemerintah saat ini.
Hal itu akan berdampak pada peningkatan kebutuhan pokok saat ini.
Di mana angka populasi penduduk di Balikpapan mencapai 727 ribu jiwa atau meningkat 17 ribu jiwa dalam setahun terakhir.
Haemusri menambahkan, pemerintah saat ini perlu melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah (Pemda) lainnya terutama daerah penyangga IKN maupun daerah daerah penghasil.
“Alternatif selanjutnya membangun pasar induk lengkap dengan gudangnya. Rencana lokasinya di KM 5, DED-nya masih berjalan,” ucapnya. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir








