Samarinda, Busamtv.co.id – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang seharusnya digelar pada 7 September 2021 lalu ternyata harus tertunda. Hal ini pun terus bergulir, mengingat saat ini kota Samarinda masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, sehingga PTM tersebut juga masuk dalam peraturan yang diperbolehkan.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda, Asli Nuryadin, menguraikan bahwa pihaknya telah memberikan beberapa rekomendasi kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun terkait skema penerapan PTM yang akan dilakukan, dan saat ini pihaknya masih menunggu keputusan yang akan diambil oleh Wali Kota dari tiga poin rekomendasi yang telah diajukan.
“Jadi kita masih menunggu keputusan apa yang akan diambil oleh Wali Kota Samarinda mengenai penerapan PTM,” ucapnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (9/9/2021).
Asli Nuryadin menyebutkan, dari tiga usulan yang diajukan tersebut lebih fokus kepada jumlah sekolah yang akan diberlakukan PTM, ketiga rekomendasi tersebut yakni poin pertama PTM akan digelar kepada 14 sekolah yang pernah PTM gelombang 1, sebanyak 71 sekolah pada PTM gelombang kedua dengan tambahan 9 sekolah.
Poin kedua PTM digelar oleh 14 sekolah PTM gelombang pertama ditambah 35 sekolah sebagian dari 71 sekolah PTM gelombang kedua dan 5 sekolah dari tambahan gelombang kedua. Terakhir PTM hanya diterapkan pada 14 sekolah yang sudah pernah menerapkan PTM gelombang pertama.
Asli sangat yakin jika penerapan PTM dapat berlangsung di tengah PPKM Level 3 ini. Namun, dirinya belum dapat memastikan usulan mana yang akan disetujui dan menjadi penerapan PTM mendatang.
“Kami optimis saja PTM akan berlangsung, apalagi melihat persiapan sekolah juga sudah pada siap, tapi kita masih menunggu keputusan tersebut,” pungkasnya.(*)(Vicky/Tw)








