Ramadan Sprint Race Kapolresta Samarinda Cup Resmi Digelar

Busam ID
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar saat mengibarkan bendera start dalam lomba Ramadan Sprint Race Kapolresta Cup, Selasa (10/3/2026). Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Suasana malam Ramadan di Kota Samarinda terasa berbeda. Ratusan pelari dari berbagai kategori memadati arena lomba dalam ajang Ramadan Sprint Race Kapolresta Samarinda Cup yang digelar Selasa (10/3/2026) malam hingga Rabu (11/3/2026) dini hari di jalur masuk Stadion Kadrie Oening.

Kegiatan yang diinisiasi Polresta Samarinda bersama Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda ini menjadi wadah resmi bagi masyarakat yang gemar mengikuti lomba lari malam, yang selama ini kerap digelar secara mandiri tanpa izin.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar mengatakan, kegiatan tersebut sengaja dilaksanakan malam hari di bulan suci Ramadan karena sudah menjadi budaya masyarakat yang sering menggelar lomba lari pada waktu tersebut.
Ia menjelaskan, melalui ajang resmi ini pihaknya ingin memberikan ruang yang aman sekaligus terorganisir bagi masyarakat untuk menyalurkan hobi mereka.

“Pada kegiatan ini kita membuka pendaftaran lebih dari 200 peserta, terdiri dari sekitar 160 putra dan 40 putri dalam beberapa kategori perlombaan. Antusiasmenya sangat tinggi, bahkan penonton yang hadir juga sangat ramai,” ujar Hendri.

Menurutnya, lomba ini juga menjadi salah satu upaya Polresta Samarinda untuk meminimalisir maraknya balap lari liar yang sering digelar di jalanan dan berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Hendri mengungkapkan, dalam 2 tahun terakhir tren balap lari liar di Samarinda mulai menurun, meskipun masih ditemukan di beberapa wilayah.

“Kita terus melakukan sosialisasi dan pembubaran jika menemukan balap lari liar. Bahkan jika ada yang tertangkap, akan kita bawa ke kantor untuk didata dan dilakukan pembinaan dengan memanggil orang tuanya,” tegasnya.

Selain menjaga ketertiban, ajang tersebut juga diharapkan mampu menjadi sarana pencarian bibit atlet muda berbakat di bidang atletik.
Melalui kerja sama dengan Disporapar dan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Samarinda, para peserta yang menunjukkan kemampuan terbaik akan dipantau untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

Kepala Disporapar Kota Samarinda, Muslimin, menyebut jumlah peserta yang mengikuti lomba bahkan melampaui target awal panitia.
“Kita sebenarnya membatasi sekitar 200 atlet, namun yang mendaftar mencapai lebih dari 250 orang. Ini menunjukkan minat masyarakat sangat tinggi terhadap olahraga lari,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain mencegah balap liar, kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk menjaring atlet potensial yang nantinya bisa mewakili Samarinda di berbagai kejuaraan.
“Dari hasil lomba tadi ada atlet yang mencatat waktu sangat baik di nomor 100 meter. Ini tentu akan kami monitor untuk pembinaan ke depan,” jelasnya.

Salah satu peserta yang berhasil mencuri perhatian adalah Aisyah Mahya, pelari asal Samarinda yang keluar sebagai juara pertama kategori umum putri.
Aisyah mengaku tidak melakukan persiapan khusus sebelum mengikuti lomba tersebut.
“Senang dan bangga sama diri sendiri. Sebenarnya tidak ada persiapan khusus, yang penting yakin saja sama diri sendiri,” katanya dengan senyum bangga. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *