Relawan Ini Bagikan Sandal Wudhu ke Masjid di Sekitar Tempat Tinggalnya

BusamID
Ismail / Pengurus Masjid menerima sandal wudhu. Ft by Dok. Ismail

Samarinda, Busam.ID –Memakmurkan masjid tidak hanya dalam artian sering datang ke masjid beribadah, namun lebih dari itu. Satu diantaranya dengan memberikan kemudahan dan layanan terbaik untuk jemaah yang hendak salat di masjid.

Baru-baru ini, sesosok pria melakukan perbuatan baik dengan membuat beberapa pasang sandal untuk berwudhu yang kemudian dibagikan ke beberapa masjid di dekat lingkungan tempat tinggalnya, di daerah jalan Merdeka, Samarinda.

Ia bernama Ismail, seorang pria yang masih cukup muda, 32 tahun. Saat ini ia aktif bergabung melakukan kegiatan kemanusiaan bersama para relawan Mercy dan sudah menjalani kegiatan tersebut selama 1 tahun.

Kolase saat pengurus beberapa masjid menerima Sandal Wudhu. Ft by Dok. Ismail

Ketrampilan Ismail membuat sandal merupakan profesi kesehariannya. Dengan sedikit bantuan donatur untuk membeli material bahan, Ismail lalu membikinnya menjadi sandal unik yang kemudian dibagikan ke sejumlah masjid di sekitar tempat tinggalnya.

Ismail mengungkapkan, alasan di balik perbuatannya tersebut karena banyak masjid yang punya sandal berwudhu minim.

“Terkadang kita salat di mesjid, butuh sandal masjid agar tidak terkena kotor. Rupanya saat berkeliling, masih banyak masjid dan mushola yang membutuhkan sandal untuk berwudhu. Hal itu membuat saya tergerak dan mengajak kita semua untuk bisa memberikan fasilitas sandal wudhu tersebut melalui program donasi,” paparnya pada Busam.ID Minggu, (7/5/23).

Meskipun perbuatan tersebut sangat sederhana, ia berharap banyak para jemaah yang akan terbantu atas adanya sandal wudhu buatannya terserbut.

“Tidak ada apa-apanya mungkin, saya juga hanya orang sederhana, tapi saya merasa buat para pekerja atau musafir yang saat ingin salat namun menggunakan sepatu, akan sedikit terbantu lantaran ada sandal wudhu ini,” ucapnya.

Sandal tersebut juga merupakan sandal yang sederhana, sandal bermerek swallow berwarna putih, namun Ismail membuatnya menjadi lebih baik karena terdapat tulisan “Sandal Wudhu” di bagian telapak sandal tersebut.

Ia mengukirnya sendiri menggunakan pisau cutter kecil. Dalam waktu 1 minggu, ia bisa mengukir 10 pasang sandal.

“Saya setiap minggu open donasi, entah itu di media sosial ataupun media lainnya. Nanti setiap terkumpul uang sebesar Rp 200 ribu, uang tersebut akan saya belikan 10 pasang sandal, sandalnya per pasang Rp 20 ribu. Seminggu mungkin bisa buat 10 sandal, 10 sandal tersebut saya bagikan 5 pasang untuk 1 masjid, terutama di lingkungan terdekat saya,” ucapnya.

Ditanya motivasinya membuat sandal tersebut, ia dengan tulus mengatakan hanya untuk membantu.

“Semoga dengan niat baik ini kita bisa ikut memakmurkan masjid-masjid. Semakin banyak juga orang yang datang ke masjid karena mereka yang hendak beribadah ataupun berkegiatan di masjid diberikan layanan terbaik dari masjid tersebut,” tambahnya,

Wudhu merupakan syarat bagi umat muslim yang ingin melaksanakan salat, oleh karena itu ia berharap keberkahan dari sandal yang diukirnya, dapat mengantar kebaikan dalam ibadah para jamaah.

“Wudhu merupakan syarat sahnya salat, bayangkan berapa orang yang akan terbantu setiap hari, setiap jam dan menitnya? Berapa langkah-langkah jamaah yang terbantu? InsyaAllah setiap sandal yang digunakan, setiap langkahnya akan menjadi tabungan dan pahala jariyah di akhirat. Aamiin,” tutupnya. (RYAN)

Editor : Risa Busam,ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *