Samarinda, Busam.ID -Gedung bersejarah di Jalan Panglima Batur yang dikenal sebagai Gedung Nasional, akhirnya direstorasi setelah terbengkalai selama 20 tahun.
Bangunan yang mempertahankan keindahan sejarahnya itu kini telah menjalani proses restorasi dengan biaya mencapai Rp 1 miliar. Restorasi atau pembangunan kembali pada bentuknya semula, membangkitkan kembali pesona bangunan ini tanpa menghapus jejak-jejak masa lalu.
Dahulu, Gedung Nasional pernah menjadi Gedung Bioskop pada tahun 1973, serta menjadi tempat penting bagi kegiatan seni, teater, latihan gulat juga berbagai acara lainnya.
Meski pun sebelumnya sedikit tampak horor lantaran terbengkalai, bangunan ini setelah direstorasi mengalami perubahan yang signifikan.
Andi Muhammad, seorang engineer dari PT Sintesa Fortuna Entertainment, mengungkapkan bahwa Gedung Nasional awalnya dibangun pada tahun 1947, pada periode krusial Indonesia yang dikenal dengan sebutan ‘Revolusi Fisik’.
“Restorasi bangunan ini memakan biaya sekitar Rp 1 miliar, yang seluruhnya ditanggung oleh perusahaan. Namun, sejumlah elemen penting seperti koordinat tugu monumen, papan dayak dan unsur-unsur lainnya yang bernilai sejarah, tetap dipertahankan,” jelasnya.
“Salah satu aspek bersejarah yang menarik adalah kunjungan Presiden Soekarno pada bulan September 1950, saat bertandang pertama kalinya ke Kaltim,” jelasnya.
Dalam hal sewa lahan, pihak perusahaan bersama Pemprov Kaltim sepakat dengan perjanjian sewa per 5 tahun melalui HGU.
Ayu sang Direktur PT Sintesa Fortuna Entertainment, menegaskan bahwa tujuan mereka dalam restorasi ini adalah memastikan Gedung Nasional dimanfaatkan secara positif oleh masyarakat Samarinda, sambil tetap memahami nilai sejarah yang terkandung di dalamnya.

“Bangunan ini kini dapat digunakan untuk berbagai kegiatan positif seperti pertunjukan teater, festival, pernikahan dan beragam acara lainnya dengan harga terjangkau,” paparnya.
Pada tanggal 3 September mendatang, akan diadakan grand opening dengan acara jalan santai berhadiah, juga hadiah-hadiah menarik dan premium bagi peserta.
“Masyarakat tentunya kami undang untuk berpartisipasi dalam acara ini dan dapat menghubungi akun Instagram resmi kami di @gedung.nasional untuk informasi lebih lanjut,” imbuhnya.
Dengan restorasi yang dilakukan, Gedung Nasional kembali berdiri sebagai simbol penting dari sejarah dan kearifan lokal. (Ryan)
Editor : A Risa


