Rumah Singgah Kucing Liar di Samarinda Rusak Tertimpa Pohon Aren

Busam ID
Kondisi rumah singgah yang dihuni Yulia di Jalan Gunung Lingai, mengalami kerusakan cukup parah usai tertimpa pohon, Minggu (16/2/2025).

Samarinda, Busam.ID – Sebuah bangunan di Jalan Gunung Lingai, Gang Kluster Etam, RT 04, Kelurahan Gunung Lingai, Samarinda mengalami kerusakan parah setelah tertimpa pohon aren, Minggu (16/2/2025) pagi sekitar pukul 09.00 Wita. Rumah ini diketahui merupakan rumah singgah bagi kucing-kucing liar yang sakit untuk dirawat dan diobati.
Yulia Anggelina, yang akrab disapa Anggi, pengelola rumah singgah tersebut, menceritakan kejadian naas yang menimpa tempatnya.

“Awalnya saya lihat pohon aren itu bergerak-gerak. Saya kira ada monyet, karena memang sering ada monyet di sekitar sini. Tidak lama kemudian, gerakannya semakin besar dan tiba-tiba pohon aren itu tumbang menimpa rumah,” ujarnya.

Anggi menduga pohon aren tersebut sudah rapuh. Ia mengatakan kejadian ini baru pertama kali terjadi, meskipun beberapa tahun sebelumnya ada pohon tumbang di sekitar lokasi, namun tidak sampai menimpa rumah.

Saat kejadian, kamar anak Anggi yang berada di bagian belakang rumah dalam keadaan kosong.
“Kondisi saat itu tidak ada yang tidur di kamar. Kebetulan kami sedang berada di luar rumah,” lanjutnya.

Akibat kejadian ini, rumah singgah kucing liar tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Anggi memperkirakan kerugian mencapai sekitar 10 juta rupiah.

“Lumayanlah kerusakannya, mungkin sekitar 10 jutaan,” tuturnya.
Rumah singgah ini sendiri dibangun dari hasil galang dana teman-teman relawan. Anggi memanfaatkan rumah ini sebagai tempat tinggal sekaligus tempat merawat kucing-kucing liar yang sakit.

“Tidak perlu bagus-bagus, yang penting bisa tempat tidur dan bisa kami beraktivitas sehari-hari sambil jagain kucing,” kata Anggi.

Saat ini, terdapat lebih dari 60 ekor kucing yang dirawat di rumah singgah tersebut. Kucing-kucing ini merupakan kucing liar yang sakit, dibuang, atau ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan. Biaya pakan kucing-kucing tersebut berasal dari gaji Anggi sendiri dan juga dari donasi para donatur.

“Biasanya kucing-kucing ini adalah kucing liar yang kasusnya sakit, dibuang, atau yang dibuang di tempat sampah tapi kondisinya sakit. Tapi bukan kucing orang yang dititipkan dengan alasan mau pulang kampung,” jelasnya.

Anggi berharap ada bantuan dari para dermawan untuk memperbaiki rumah singgah yang rusak akibat tertimpa pohon aren.
“Semoga ada bantuan pak untuk perbaikan rumah dan rumah rescue karena banyak yang bocor juga tempatnya,” harapnya.

Tim TRC BPBD Kota Samarinda bersama warga kemudian menyingkirkan material pohon tersebut dan memberikan bantuan terpal sebagai langkah awal untuk penanganan awal.

“Kami ada berikan terpal dulu untuk menutupi atap yang bocor, rencananya dari tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) akan ke lokasi untuk melakukan penghitungan terkait kerusakan rumah tersebut,” terang TRC BPBD Kota Samarinda, Irfan Rahmadkan.

Irfan menyebut tumbangnya pohon dikarenakan kondisi pohon yang miring yang mengakibatkan akar pohon tercabut dari tanah. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *