Muscab II Peradi Samarinda Diikuti 119 Peserta
Samarinda, Busam.ID – Pemilihan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Cabang Samarinda, akhirnya quorum memilih Syamsudin sebagai Ketum DPD Peradi Samarinda 2021-2026. Syamsuddin mengalahkan pesaingnya Sutrisno dengan selisih suara yang cukup jauh. Syamsuddin mengantongi suara 97 pendukung sementara Sutrisno di angka 22 pemilih.
Muscab Ke-II Peradi Samarinda, dilaksanakan Sabtu (4/12/2021). Bertempat di Ballroom Lantai 3 Hotel Mercure Samarinda Jalan Mulawarman, Muscab Peradi Samarinda ke-II itu seharusnya dihadiri 248 advokat yang tergabung dalam Peradi Kota Samarinda. Ternyata hingga sesi pemilihan, peserta yang melakukan voting hanya 119 anggota.
Ketua Panitia Pelaksana Aji Dendi menyatakan rasa syukurnya karena Muscab ke-II Peradi telah berjalan lancar tanpa ada hambatan.

“Kami merasa bersyukur karena Muscab ke-II ini bisa terlaksana lancar relatif tanpa hambatan. Terimakasih kepada teman-teman Steering Committee (SC) sudah mengarahkan muscab tepat waktu,” ucap Aji Dendi.
Dihadiri Pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi Pusat Ibrahim, menekankan kepada seluruh anggota Advokat tentang pentingnya persatuan di tubuh Peradi Samarinda. Menurut Ibrahim, kondisi persatuan saat ini menjadi tantang terbesar yang harus dihadapi oleh seluruh anggota Peradi. Oleh karenanya sistem Single Bar yang dianut oleh Organisasi Peradi harus senantiasa ditanamkan dalam jiwa para advokat.

“Saya hadir memenuhi undangan dari panitia. Harapan saya untuk teman-teman advokat di Samarinda harus bersatu. Sebagaimana yang tercantum di dalam undang-undang advokat,” terang Ibrahim yang menjabat Anggota Bidang Organisasi dan Pengembangan Advokat Muda DPN Peradi.
Sementara itu, Ketua Umum DPC Peradi Samarinda 20016-2021 Arifudin berharap, ketum terpilih dapat membesarkan organisasi Peradi.

“Untuk ketua umum yang akan terpilih, pasti punya visi misi yang sama. Kita semua punya tugas untuk besarkan nama Peradi,” cetus Arifudin.
Kontestasi pemilihan Ketum Peradi Samarinda, diikuti dua peserta yakni Syamsuddin dan Sutrisno. Keduanya sama terlibat dalam kepengurusan DPC Peradi Samarinda 2016-2021, Syamsuddin sebagai Wakil Ketum I dan Sutrisno selaku Sekretaris Umum.
Syamsuddin sebagaimana visi misi-nya ketika pemilihan, berkomitmen untuk membenahi organisasi DPC Peradi Samarinda makin lebih baik ke depannya. Karena Peradi merupakan organisasi yang dihormati, maka ia berupaya untuk selalu mengutamakan kejujuran dan profesionalisme sebagai anggota Peradi.

“Karena Peradi salah satu organisasi yang dihormati, maka saya akan berusaha untuk menegakkan sikap jujur dan profesional,” tandasnya.
Terkait program kerja yang akan dijalankan ke depan, pria 58 tahun itu menjelaskan beberapa kegiatan yang menjadi fokus kepengurusannya.
“Untuk program kerja nantinya kami akan adakan pelatihan maupun bimtek kepada anggota dan masyarakat. Kami juga bisa sosialisasi ke pihak-pihak perbankan, perusahaan, tentang ketenagakerjaan dan sebagainya.
Sedikit berbeda, Sutrisno kontestan yang kalah memiliki visi misi menyesuaikan situasi dan era milenial serba digital saat ini. Di samping menekankan, ihwal Peradi harus hadir di tengah-tengah anggota untuk mendengarkan keluh kesah serta semua permasalahan yang timbul di seputar dunia advokat.
“Mungkin ada penambahan program dan ke depan, kami ingin supaya Peradi harus bisa hadir di tengah-tengah anggota. Bukan hanya seremonial saja, tapi kita harus bisa dengarkan keluh kesah dan pengaduan dari mereka,” tegas Sutrisno dalam pemaparan visi misi pemilihan.
Era yang sudah berubah dari zaman kertas menjadi digital, menuntut penyesuaian untuk selaras dengan kebutuhan saat ini. Karena itu Sutrisno melihat Peradi perlu menghadirkan pelayanan-pelayanan berbasis online, guna memudahkan semua orang mendapatkan bantuan hukum.
“Di era digitalisasi saat ini kita akan coba siapkan website atau pelayanan online yang nantinya ada portal-portal hukum sehingga memudahakan para pencari keadilan untuk mengakses,” imbuh Sutrisno masih dalam visi misinya.
Malah imbuh lulusan S2 Ilmu Hukum itu, jika terpilih kepengurusannya berkomitmen menyiapkan sekretariat permanen sebagai kantor DPC Peradi Samarinda juga sekretariat virtual untuk para advokat yang belum memiliki kantor. (mm/an)








