Balikpapan, Busam.ID – Puluhan atlet, pelatih dan pengurus yang tergabung dalam Forum Cabang Olahraga (Cabor) Kota Balikpapan menggelar aksi demo di depan kantor Balai Kota Balikpapan, Senin (24/10).
Mereka menuntut kepastian dari Wali Kota Balikpapan atas nasib kontingen Balikpapan yang terancam gagal berangkat dalam ajang Porprov VII di Berau.
Rustam, Wakil Ketua I KONI Balikpapan mengatakan aksi damai ini dilakukan untuk menyampaikan kepada wali kota dan meminta kepastian mengenai keberangkatkan para att.
“Dalam aksi damai ini kami juga berharap pak wali kota punya hati nurani untuk melihat kondisi anak-anak kita. Karena kami yakin pak wali tidak akan mematikan prestasi anak-anak ini, saya yakin itu.
Dalam aksi ini kami juga harapkan pak wali dapat mengambil satu kebijakan yang positif bagi anak-anak kita. itu tujuan aksi pada hari ini,” katanya ketika diwawancarai wartawan di sela-sela kegiatan unjuk rasa.
Selain itu, pihaknya juga meminta kepada wali kota sesuai dengan hasil RDP pada tanggal 18 Oktober kemarin, antara DPRD dan KONI tidak dianulir oleh wali kota.
“Karena teknik dan pembiayaan kemarin sudah disepakati,” jelasnya.
Lebih lanjut dia terangkan, aksi ini diakuinya murni aksi yang diinisiasi dari Forum Cabor dan KONI yang mendampingi.
Selain itu, dalam aksi tersebut juga terpantau dilaksanakan penggalangan dana untuk mengajak seluruh warga Balikpapan khususnya pecinta olahraga agar ikut berpartisipasi karena melihat kondisi yang ada.
Untuk diketahui juga, penggalangan dana ini merupakan inisiatif Cabor yang dilakukan oleh para orang tua, atlet dan para pelatih.
Penggalangan dana ini akan dilakukan hingga Sabtu mendatang.
Karena dijadwalkan atlet berangkat pada tanggal 3 November 2022 mendatang.
Rustam juga tegaskan atlet akan tetap berangkat, pasalnya kalau tidak diberangkatkan maka ada tiga fase prestasi ini akan habis dan tidak bisa bertanding ke event yang lebih tinggi apakah itu ke PON atau Sea Games.
“Kalau memang tidak ada anggaran. Kami meminta kepada orang tua bergotong royong untuk mandiri. Mau tak mau berangkat melalui jalur darat. Itu tegas kita akan berangkatkan. Untuk dana penggalangan yang sudah terkumpul saat ini ada 400 juta, baik itu bantuan dari orang tua atlet, tokoh masyarakat, dan pengurus KONI yang memang memiliki rezeki. Kami berharap masyarakat umum ikut membantu dan prihatin,” pungkasnya. (man)
Editor: Redaksi BusamID












