Samarinda, Busam.ID – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Poros Samarinda–Bontang, tepatnya di kawasan Tanah Merah, tak jauh dari Kantor Balai Rehabilitasi Tanah Merah (Bareta) Badan Narkotika Nasional (BNN), Kamis (8/1/2026). Seorang pengendara sepeda motor tewas di tempat setelah terjatuh dan masuk ke kolong truk yang melintas dari arah berlawanan.
Korban diketahui bernama Arsandi (28), pengendara sepeda motor Honda Vario hitam dengan nomor polisi KT 5773 CBE. Sementara kendaraan truk yang terlibat bernomor polisi KT 8166 NA, dikemudikan oleh Tompo.
Menurut keterangan Tompo, peristiwa bermula saat dirinya melaju dari arah Tanah Merah menuju Samarinda. Di depannya, korban melaju dari arah Samarinda menuju Bontang.
“Tadi dia laju dari atas, terus orangnya terpeleset. Motornya kelempar, orangnya ikut jatuh dan masuk ke bawah kolong,” ujar Tompo di lokasi kejadian.
Ia menegaskan tidak ada benturan langsung antara truk dan sepeda motor. Korban terjatuh sendiri sebelum akhirnya masuk ke kolong truk.
“Jatuh sendiri. Saya langsung menghindar ke kiri, tapi orangnya sudah masuk ke bawah kolong. Kondisinya meninggal di tempat,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, korban terjepit di bawah kolong truk yang berhenti di jalur kiri jalan dan sedikit keluar dari badan jalan. Proses evakuasi pun berlangsung cukup sulit.
Relawan ITS, Muriono, mengatakan evakuasi jasad korban sempat terkendala karena posisi tubuh korban yang terjepit di bagian bawah kendaraan. “Posisi korban berada tepat di bawah kolong truk. Evakuasi cukup sulit dan memakan waktu,” ujar Muriono.
Dengan menggunakan dongkrak manual, serta dibantu petugas kepolisian, Disdamkar Posko 7, relawan, dan warga sekitar, jasad korban akhirnya berhasil dievakuasi setelah sekitar 45 menit.
“Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dimasukkan ke kantong jenazah dan dibawa ke kamar jenazah RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda,” tambahnya.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk kondisi jalan dan faktor teknis lainnya. (zul)
Editor: M Khaidir


