Tiga Bacalon Ketua Umum Digugurkan, Sekretariat PSSI Kaltim Didemo

BusamID
Sekretariat PSSI Kaltim di Jalan Abdul Wahab Syahrani Samarinda didemo puluhan pemuda mengatasnamakan Insan Pemerhati Sepakbola Kaltim, Selasa (24/5/2022). Mereka menuntut kejelasan pengguguran tiga Bacalon ketua umum PSSI Kaltim. Ft ist

Samarinda, Busam.ID – Digugurkannya 3 bakal calon (Bacalon) Ketua Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kaltim membuat Sekretariat PSSI Kaltim di jalan Abdul Wahab Syahrani Samarinda didemo sejumlah pemuda, Selasa (24/5/2022).

Dengan mengatasnamakan Insan Pemerhati Sepakbola Kaltim, puluhan pemuda tersebut menuntut Komite Pemilihan Kongres PSSI Kaltim untuk memberikan penjelasan tentang digugurkannya ketiga Bacalon yakni Syafruddin Duntu, Agus Hari Kusuma dan Dandri Dauri.

Ones De Jong yang memimpin massa aksi mengatakan, digugurkannya ketiga Bacalon tidak dijelaskan secara terbuka oleh pihak Komite Pemilihan Kongres PSSI Kaltim.

“Tanpa ada keterangan yang jelas. Kalau sudah ada tahapan verifikasi, harusnya ada penyampaian secara terbuka alasan semua Bacalon itu digugurkan,” ujarnya.

Dikatakannya, Komite Pemilihan Kongres PSSI Kaltim hanya menyerukan jika tidak menerima keputusan pengguguran itu dan ingin banding, maka bisa melakukannya ke Komite Banding.

“Mereka hanya sampaikan untuk ke Komite Banding. Tapi Komite Banding tidak bisa melakukan hal demikian karena mereka tidak punya dasar hukum,” ujarnya menjelaskan.

Selain itu, pihaknya juga menduga adanya kecurangan dari Komite Pemilihan saat melakukan proses verifikasi berkas Bacalon Ketua Umum.

Disisi lain, Ones menegaskan, jika aksi itu sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan sepakbola di Kaltim. Namun hingga berakhirnya aksi, tidak ada pengurus Asprov PSSI Kaltim ataupun Komite Pemilihan yang menemui mereka.

“Padahal ini kita bicara mengenai masa depan sepakbola kaltim. Kami akan menggelar aksi kembali dengan massa yang lebih besar jika persoalan ini tidak menemui titik terang.

Ditemui terpisah, Plt Asprov PSSI Kaltim Syafruddin Duntu mengatakan, aksi demo tersebut merupakan hal yang wajar dalam kehidupan berdemokrasi.

Sebagai Plt. Ketua dan juga Bacalon, dirinya tidak memiliki wewenang memberikan tanggapan terkait tuntutan dari aksi tersebut.

“Kalau berkaitan dengan itu saya tidak punya wewenang. Semua itu urusannya dengan Komite Pemilihan,”sebutnya.

Dirinya pun mengakui jika ada berkas-berkas yang tidak dia penuhi sehingga ia pun termasuk yang digugurkan dari status Bacalon ketua umum Asprov PSSI Kaltim.

“Itu dokumen rahasia jadi hanya PSSI pusat yang berhak. Saya sebagai Plt ketua umum pun tidak berhak,” tambahnya.

(kn)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *