Samarinda, Busam.ID – Banjir yang kerap melanda SMAN 4 Samarinda di Jalan KH Harun Nafsi RT 11, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, kini menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Disdikbud Kaltim, Rahmad Ramadhan menyatakan, pihaknya telah merencanakan untuk melakukan audit bangunan dan renovasi untuk mengatasi masalah tersebut. “Audit bangunan tahun ini perencanaannya dan masih dalam proses. Tahun depan baru nanti kegiatan fisiknya,” ujar Rahmad saat dikonfirmasi , Jumat (11/4/2025).
Diakuinya, SMAN 4 Samarinda memang sering terendam banjir karena lokasinya berada di titik terendah. Selain itu, bangunan sekolah tersebut juga sudah tua dan memerlukan perbaikan. “Saya baru masuk di Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim, jadi masih cari tahu. Ternyata memang sering naik air di situ karena lokasinya merupakan titik terendah. Ditreatmenlah, tapi nanti hasilnya kita tunggu dan hasil cek teman-teman audit buildingnya. Dan memang posisi bangunannya sudah lama dan umurnya juga sudah tua sekali dan memang pantas untuk ditreatment,” tambahnya.

Lanjutnya, Disdikbud Kaltim juga sedang mendata sekolah-sekolah lain yang bermasalah, baik kategori ringan maupun berat.
“Kemarin waktu masuk di Disdik, saya sudah minta sekolah-sekolah bermasalah segera didata yang mana saja, baik itu kategori ringan, sedang maupun berat. Sekolah lainnya ada beberapa, cuma saya masih belum hafal data-data sekolah apa saja yang jelas. Ada sifatnya rehab ringan, sedang, dan berat,” ujarnya.
Rahmad mencontohkan, SMAN 3 dan SMAN 5 Samarinda yang telah dibangun ulang setelah dirobohkan. Ia menegaskan perbaikan sekolah-sekolah di Kaltim akan dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan ketersediaan anggaran. “Kita pelan-pelan ini, karena anggarannya terbatas. Jadi yang mana dulu bisa dilakukan, kita lakukan. Pelan-pelan hampir semua sekolah kita perbaiki,” pungkasnya. (zul)
Editor: M Khaidir


