Samarinda, Busam.ID – Niat melepas umbul-umbul yang terpasang di gapura dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berubah menjadi tragedi.
Muhammad Jahwari Febriyanto (24), warga Jalan Hasan Basri, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri setelah terjatuh dan tersangkut di gapura, Senin (31/8/2026) pagi.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.45 Wita. Saat itu, korban diketahui tengah melepas bendera dan umbul-umbul yang terpasang di bagian atas gapura Jalan Hasan Basri.
“Seorang warga yang berada di sekitar lokasi mengaku mendengar teriakan meminta pertolongan. Saat didatangi, korban terlihat dalam posisi kepala mengarah ke bawah, sementara kakinya masih tersangkut di bagian tiang gapura,” terang Pamapta 3 Polresta Samarinda, Ipda Sofian Adi Cahyono.
Warga kemudian berupaya mengevakuasi korban. Setelah sekitar 15 menit, korban dibawa menggunakan ambulans relawan Satria Samarinda Seberang menuju RS Mulya Medika untuk mendapatkan pertolongan.
“Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia,” katanya.
Dokter jaga RS Mulya Medika, Dr. R. Henki W, menyebut pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik maupun luka khas akibat sengatan listrik pada tubuh korban.
“Pada pemeriksaan fisik luar ditemukan luka gores pada siku kiri dan benjolan di bagian belakang kepala yang kemungkinan akibat benturan saat terjatuh,” jelasnya.
Dokter juga memperkirakan korban mengalami gangguan saluran pernapasan setelah kehilangan kesadaran. Namun, penyebab pasti kematian tetap memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, informasi awal di lokasi sempat menyebut korban diduga tersengat listrik sebelum terjatuh. Namun, hasil pemeriksaan awal di rumah sakit tidak menemukan tanda-tanda yang mengarah kematian akibat sengatan listrik.
Ketua RT 9 Kelurahan Sungai Keledang, Rosimah Susanti, mengatakan sehari sebelum kejadian dirinya sempat meminta bantuan korban bersama rekannya, Dika, untuk melepas bendera dan umbul-umbul yang terpasang di gapura.
Senin pagi, korban juga sempat menghubungi dirinya melalui WhatsApp dan memberitahukan hendak melepas bendera yang masih terpasang.
“Korban sedang melepas umbul-umbul di atas gerbang Jalan Hasan Basri,” kata Rosimah.
Korban kemudian dievakuasi oleh warga dan relawan Satria Samarinda Seberang. Sekitar pukul 08.14 Wita, korban dibawa ke RS Mulya Medika menggunakan ambulans relawan untuk mendapatkan penanganan. (Zul)
Editor: M Khaidir


