3 Orang Mencurigakan Diduga Bakar Lahan di Pinggir Tol Samarinda-Balikpapan

Busam ID
Pemadam kebakaran kota Samarinda berupaya memadamkan api di pinggir Jalan Tol Samarinda Balikpapan Kilometer 78. (foto by zulkarnain)

SAMARINDA, Busam.ID — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengancam keselamatan pengguna jalan Tol Samarinda-Balikpapan, Minggu (25/10/2026). Diperkirakan lahan seluas 3 hektare (ha) di KM 78 (arah Samarinda menuju Balikpapan) hangus terbakar.

Insiden itu diduga kuat ada unsur kesengajaan. Petugas merekam keberadaan 3 orang yang mencurigakan di titik awal api. Petugas patroli Jasa Marga sempat mengabadikan keberadaan ketiga orang tak dikenal di lokasi sebelum api membesar.

Dan bukti visual petugas jalan tol yang sempat merekam pergerakan 3 orang di titik kejadian, namun mereka melarikan diri sebelum berhasil ditangkap.
Laporan kebakaran pertama kali masuk ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Samarinda sekitar pukul 11.00 WITA melalui laporan petugas jalan tol.

“Pusdalops menerima informasi dari petugas jalan tol bahwa ada kebakaran di pinggir jalan tol, tepatnya di KM 78+200B mengarah dari Samarinda ke Balikpapan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Samarinda, Suwarso.

Hingga pukul 16.26 WITA, kobaran api belum berhasil dipadamkan sepenuhnya akibat tiupan angin kencang yang mengarahkan asap tebal langsung ke badan jalan tol.

“Di lokasi ini patut diduga ada aktivitas pembakaran, karena rasanya tidak ada kepentingan lain di pinggir jalan tol selain aktivitas tersebut. Niatnya apa kami belum tahu, sebab dari karakter tanah di KM 78 ini sebenarnya kurang potensial untuk bercocok tanam,” tegas Suwarso.

Untuk memadamkan api yang terus merembet, tim terpadu berskala besar diturunkan ke lokasi. “Personel yang terlibat meliputi, BPBD Samarinda & Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Manggala Agni & Kelompok Tani Peduli Api (KTPA), Tim Penegakan Hukum (Gakkum), dan Petugas Jasa Marga & Relawan Penanggulangan Bencana,” Jelasnya.

Sumber air jauh armada pemadam harus bolak-balik mengisi ulang tangki air dari jarak yang cukup jauh, sehingga memakan waktu penanganan.
Akses terbatas kendaraan pemadam terpaksa parkir dan beroperasi langsung dari dalam jalur tol karena tidak ada akses jalan darat lain bagi kendaraan roda 2 maupun roda 4.

Penanganan kebakaran yang memakan bahu jalan tol serta gumpalan asap tebal berpotensi membahayakan jarak pandang pengemudi. Pihak BPBD mengimbau seluruh pengguna jalan yang melintas dari Samarinda menuju Balikpapan untuk menurunkan kecepatan.

“Arus lalu lintas pasti mengalami gangguan. Kecepatan kendaraan harus dikurangi karena proses penanganan api dan pengerahan armada harus dilakukan dari dalam jalan tol. Pemadaman akan terus kami lakukan tanpa batas waktu sampai api benar-benar padam total,” tutup Suwarso. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *