Global  

Perlu Penanganan Hulu Dan Hilir, DPRD Samarinda Dukung Pembangunan Tempat Tampung Air – Samarinda, Kaltim

BusamID
Syahroni, Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda

Samarinda, Busamtv.co.id – Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Novan Syahroni mengatakan pihaknya mendukung rencana pembangunan tempat penampungan air untuk mengurangi banjir di Samarinda.

Sebelumnya Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyebutkan rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk membangun tempat penampungan air pada saat meninjau lokasi banjir di daerah Pampang beberapa belum lama ini.

Novan memberikan dukungan dan menilai fenomena banjir yang terjadi saat ini membutuhkan kerja tepat dan cepat.

“Saya rasa itu tepat. Karena memang penanganannya harus dilakukan bertahap,” ucapnya.

Ia menjelaskan fenomena banjir yang melanda Kota Samarinda kian menjadi momok bagi masyarakat, dan hal tersebut membutuhkan kerja ekstra lintas sektor dalam penanganannya.

“Sekarang ini intensitas hujan sangat tinggi dan tentu dibutuhkan kerjasama lintas sektor baik dari Kota, Provinsi sampai ke Pusat,” tegasnya.

Politikus Partai Golkar itu melanjutkan penanganan banjir sendiri harus dilakukan dalam dua tahap. Ada jangka pendek untuk hilirnya serta jangka menengah untuk hulunya.

“Jadi untuk penanganan ini ada dua tahap yah jangak pendek dan menengah. Jangka pendek itu normalisasi drainase baik pengerukan maupun pelebaran sedangkan jangka menengah itu kita lihat sebabnya lagi,” ungkapnya.

Ia menegaskan, dirinya bersama jajaran Komisi III akan melakukan tinjauan-tinjauan di lapangan untuk memastikan sumber utama penyebab banjir di Samarinda.

“Untuk saat ini kita belum bisa bilang oh ini kesalahan ini. Karena itu, kamu akan lakukan tinjauan dulu di lapangan,” tandasnya.

Ia melihat, kondisi saat ini harus ada aktifitas dari hulu dan hilir. Namun di sisi lain dirinya juga menyampaikan media pendukung lain dalam hal ini pembiayaan pun perlu untuk dimaksimalkan.

“Kita tidak bisa yah langsung hilangkan ini banjir. Karena itu perlu ada kegiatan dari hulu hingga ke hilir. Belum lagi kita bicara pendukung lain atau pembiayaan, semua harus matang,” tutupnya.

Jasno, Anggota Komisi III DPRD Samarinda. Foto: Istimewa

Secara terpisah, terkait persoalan banjir ini anggota Komisi III lainnya, Jasno menyebutkan salah satu penyebab utama terjadinya banjir akibat masifnya alih fungsi lahan, terutama lahan di wilayah perkotaan untuk pematangan lahan yang terus-menerus terjadi.

“Saya minta Pemkot harus tegas melihat hal ini, karena pematangan lahan ini memang ada, bahkan tak berizin dan baru diurus setelah mematangkan lahan itu,” ucap Jasno, Selasa (7/9/2021).

Menurutnya, pemerintah seharusnya mampu mengambil langkah tegas dalam menyikapi hal itu.

“Ini kan sudah kita lihat secara langsung, terutama di daerah Samarinda Utara bahwa ada aktivitas pematangan lahan disana,” tegasnya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini  berharap  Pemkot Samarinda mampu memberikan solusi terhadap persoalan tersebut.

“Khususnya di kawasan Sungai Siring dan sekitarnya sehingga penyebab banjir paling tidak bisa teratasi,” pungkasnya.(*)(Kaka Nong/Vicky/Tw)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *