Samarinda, Busamtv.co.id – Sejumlah truk yang mengantri untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) membuat jalan perkotaan di wilayah Samarinda menjadi macet. Bagaimana tidak, truk-truk yang mengantri itu bahkan bisa sampai berjam-jam parkir di badan jalan.
Hal ini membuat anggota Komisi I DPRD Samarinda, Elnathan Pasambe angkat bicara. Pasalnya antrean kendaraan besar untuk mengisi BBM jenis Solar tidak hanya terjadi di jalan umum perkotaan namun juga sampai di wilayah pinggiran kota pun juga sering terjadi.
Elnathan mengatakan, secara estetika lalu lintas sangat membahayakan bagi pengguna jalan lainnya. Mestinya pemilik SPBU tidak melayani pada waktu tertentu.
“Banyak antrean yang dilakukan pada pagi dan siang hari. Ini sebenarnya tidak diperbolehkan,” ucap Elnathan saat dikonfirmasi awak media, Selasa, (14/9/2021).

Elnathan juga menyampaikan, jika pihak SPBU seharusnya melayani kendaraan besar pada pukul 00.00 Wita hingga dini hari. Sehingga tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
“Kalau jam operasionalnya tidak membuka 24 jam, jangan melayani. Arahkan SPBU yang berada di pinggir kota,” ujarnya.
Menurutnya, SPBU yang tidak memiliki lahan antrean yang luas, jangan melayani pengisian BBM bagi kendaraan besar.
Dirinya menerangkan, alasan dirinya angkat bicara lantaran antrean kendaraan besar di SPBU terutama di pusat kota, sangat merugikan bagi semua pihak, bukan hanya menyebabkan kemacetan dan potensi terjadinya kecelakaan.
“Kalau truk itu parkir mengantri yang jelas warung dan toko pasti tertutup dan terhalangi menganggu aktivitas ekonomi masyarakat,” tuturnya.
Sementara Itu, dirinya juga mendorong Pemkot Samarinda agar membangun SPBU khusus kendaraan besar di pinggir perkotaan.
“Masalahnya juga logistik BBM kurang lancar, akibatnya semua kendaraan besar mengantri di SPBU pada pusat-pusat kota,” ungkapnya.
Elnathan menyebutkan, selain mengurai kemacetan, pembangunan SPBU khusus ini juga bisa memperlancar logistik BBM terutama Solar dipusatkan pada satu tempat.
“Misalkan arah kendaraan itu melewati ring road, cocok untuk dibangun SPBU khusus jenis Solar, hanya diperuntukan bagi kendaraan truk,” pungkasnya.
Dia mengharapkan Wali Kota Samarinda, Andi Harun dapat melakukan penertiban SPBU yang melayani antrean pengisian BBM terutama di pusat kota.(*)(Vicky/Tw)








