Samarinda, Busam.ID – Senin (15/11) malam sekitar pukul 22.00 Wita, warga Jl Ring Road Lok Bahu Sei Kunjang dibuat heboh dengan hilangnya seorang penjual bakso keliling, meninggalkan dagangannya yang sedang diantri pembeli. Penjual bakso yang diketahui bernama Daryanto (39) itu meninggalkan rombong jualannya setelah didatangi 3 pria yang kemudian membawanya pergi dengan sepedamotor.
Awalnya seorang warga bermaksud memesan bakso, menanyakan penjualnya di mana. Warga yang berada di sekitar rombong mengendikkan bahu sambil menyahut tak tahu. Termasuk pembeli bakso yang saat itu sedang makan di tempat, mengaku penjual bakso yang dikenal kalem itu tiba-tiba saja menghilang. Ditunggu hingga sejam kemudian, Daryanto tak kunjung menampakkan batang hidungnya, warga yang mengenal keluarga penjual bakso ini lalu menghubungi Tutu istrinya.
Sang istri mengatakan jika Daryanto sejak berangkat jualan belum ada sekalipun pulang ke rumah. Merasakan firasat yang tak enak, Tutu kemudian menyusul ke lokasi jualan suaminya. Di lokasi, nampak ramai warga yang kasak-kusuk mengenai mendadak hilangnya Daryanto.
“Lemes saya ada yang bilang lihat suami saya dibawa 3 orang laki laki pakai sepeda motor. Yang paling serem katanya wajah suami saya dikarungi. Lo ada apa to ini. Suami saya ini pendiam dan agak tertutup, jadi dia punya masalah atau utang di luar ga pernah cerita. Saya masih bingung masalah yang melatari hilangnya suami saya ini,” terang Tutu pias.
Anggota Polsek Sei Kunjang yang nampak turun di lokasi sempat menanyai Tutu, sebelum akhirnya membawa perempuan berusia 30 tahun itu ke Mako Polsek Sei Kunjang guna penyelidikan lebih lanjut. Dengan wajah murung, Tutu mengungkapkan jika dia dan suami sudah sepuluh tahunan berjualan bakso. Daryanto berjualan bakso keliling sedang dia berjualan dari rumah ke rumah.
“Suami saya biasa berangkat sore, pulangnya nggak nentu tapi pasti malam. Ini tadi dia berangkat jualan jam 3 sore (pukul 15.00). Saya kurang memperhatikan tadi dia pakai baju warna apa, karena saya agak sibuk bantu persiapan dia jualan ditambah urus jualan saya sendiri,” terang Tutu dengan wajah sendu.
Tutu mengaku jika telah memiliki firasat buruk sejak beberapa hari belakangan sebelum suaminya menghilang.
“Kayak firasat jelek saja. Mengenai suami saya yang pendiam, memang sejak kelahiran anak pertama dia kemudian jadi agak kalem. Mungkin karena sudah ada anak ya, jadi banyak mikir untuk ke depannya,” imbuh Tutu sembari mengelap air mata yang merembes di sudut matanya.
Hingga dini hari Tutu berada di Mako Polsek Sei Kunjang, pihak kepolisian belum menemukan titik terang mengenai hilangnya Daryanto. Apalagi sejak menghilang sampai saat ini hp Daryanto sudah tidak aktif. Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Sungai Kunjang masih belum bisa dimintai keterangan ihwal hilangnya penjual bakso keliling berombong biru sticker arema ini. (Vicky/An)








