Viral Aksi Warga Lokki Rebut Jenazah Pasien Covid-19 hingga Lempar Batu ke Petugas

BusamID
Viral Aksi Wrga Lokki Rebut Jenazah Pasien Covid-19 hingga Lempar Batu ke Petugas. Ft: Ist

Video detik-detik warga di Maluku rebut paksa jenazah pasien Covid-19 dan lempari petugas viral. Video terebut diunggah oleh sejumlah akun media sosial di antaranya Instagram @terangmedia pada rabu (16/2/2022).

Dalam video tersebut awalnya sejumlah petugas dengan APD lengkap tengah mengantarkan peti jenazah pasien Covid-19 ke Dusun Ani, Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Petugas ini berjalan kaki sambil dikawal oleh petugas gabungan dari kepolisian. Mereka berjalan menyusuri jalan setapak menuju ke dusun. Awalnya semua berjalan dengan lancar.

Namun, saat sampai ke dusun, petugas dihadang warga yang sudah berkumpul di ujung dusun. Mereka diteriaki oleh warga. Bahkan seorang wanita yang merupakan kerabat jenzah langsung merebut peti yang dibawa oleh petugas.

Petugas yang diserang warga langsung menurunkan peti. Bahkan warga mengusir petugas dengan melempari batu. Petugas pun langsung lari meninggalkan lokasi. Sedangkan keluarga dan warga pun berusaha membuka peti di lokasi.

Dilansir dari Tribun-Video, insiden itu terjadi pada Senin (14/2/2022). Kejadin itupun dibenarkan oleh Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr Donia Rerung.

“Saya sudah telepon tadi ke Kadis Kesehatan di sana, dan memang ada kejadian itu kemarin,” Awalnya pasien yang meninggal itu dirujuk ke RSUD Piru dengan gejala stroke pendarahan di otak.

Petugas medis pun melakukan rapid antigen pada pasien. Dari hasil rapi, pasien dinyatakan positif Covid-19.

“Itu sudah menjadi standar di rumah sakit, dan setelah rapid tes pasien positif kemudian beberapa lama pasien meninggal dunia,” Jenazah pun dimakamkan dengan protokol kesehatan dengan kesepakatan pihak keluarga.

Namun saat dibawa ke pemakaman, warga merebut paksa peti jenazah. Sedangkan dari keterangan salah satu anggota keluarga jenazah, Anwar mengungkap jika jenazah awalnya dalam kondisi sehat. Mendiang awalnya terjatuh dan kepala membentur talud.

“Korban ini sehat, tidak sakit. Jadi makanya itu korban sempat teleponan, lalu tiba-tiba dia terjatuh dan kepalanya membentur talud, tapi saat dibawa ke RSUD divonis Covid-19,” ucap Anwar.

Awalnya pihak keluarga menerima jika jenazah dimakamkan sesuai protkes. Dengan ketentuan jenazah disemayamkan dahulu beberapa saat di rumah duka.

Tapi ternyata dari rumah sakit langsung menuju pemakaman sehingga membuat keluarga dan warga marah. Menurut Anwar, masyarakat juga kesal karena pihak rumah sakit menyatakan almarhum positif Covid-19 hanya berdasarkan tes antigen. (*)

Source: Tr

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 
Writer: https://video.tribunnews.com/view/331553/video-viral-aksi-wrga-lokki-rebut-jenazah-pasien-covid-19-hingga-lempar-batu-ke-petugas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *