Reses ke Kaltim, Hetifah Dikeluhi Fasilitas Sekolah

BusamID
Reses ke Kaltim, Hetifah Dikeluhi Fasilitas Sekolah

Samarinda, Busam.ID – Perjalanan reses anggota DPR RI Dapil Kaltim dari Partai Golkar Hetifah Sjaifudian pada Selasa (01/03/22), menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di Balikpapan. Meski hanya mengunjungi tiga sekolah yang berkategori Pusat Keunggulan, yakni SMKN 3 di Ring Road, SMKN 1 di Sepinggan dan SMKN 5 di Lemaru, banyak hal terungkap terkait kisi-kisi dunia pendidikan kejuruan di daerah dengan julukan Kota Minyak ini.

Seperti di SMKN 1 Sepinggan, ternyata peralatan di sekolah yang dulu bernama STM Negeri 1 Balikpapan itu, memiliki peralatan belajar yang nyaris belum berubah selama kurun 50 tahun terakhir. Hal ini menjadi keluhan sebab menyelaraskan tuntutan zaman, teknologi terus berkembang.

Dialog di SMKN 3 diakhiri dengan pemberian cinderamata. Foto : an

“Kami menyempaikan terimakasih karena Bunda Hetifah sudah berkenan hadir di Balikpapan. Kedatangan bunda Hetifah membawa angin segar di lingkup dunia pendidikan, karena harapan sekolah kami dapat diperjuangkan dalam pemuktahiran sarana dan prasarana praktik sehingga melancarkan kegiatan belajar mengajar anak didik kami. Dengan kelengkapan sarana dan prasarana belajar, eksesnya adalah kami juga dapat mencetak lulusan andal dan siap terjun ke dunia kerja,” ungkap Mujadi Kepala SMKN 1 yang saat ini juga merangkap Kepala SMKN 3.

Hetifah dalam kegiatan resesnya di Balikpapan, selain berdialog seputar dunia pendidikan, juga meresmikan Gedung Ruang Praktik Siswa Bisnis Daring Pemasaran di SMKN 3 dan Sarana Fitnes Publik di SMKN 5 yang berlokasi di tepi Pantai Lemaru.

Dalam dialognya, Hetifah menekankan tentang fungsi kedewanan yang disandangnya. Bahwa anggota dewan selain berperan dalam penyusunan regulasi juga anggaran. Sehingga penting bagi konstituennya di lingkup lembaga pendidikan, dapat memaksimalkan fungsi tersebut demi kebaikan sekolah yang diemongnya.

Simbolis menanam mangrove di salah satu sudut Pantai Lemaru kawasan SMKN 5. Foto : an

Hal lain terungkap dari reses Hetifah tentang dunia pendidikan ini adalah, kondisi sekarang yang terkoneksi erat dengan teknologi, membawa dampak pada sisi keadilan kebijakan. Hetifah mencontohkan dalam hal pembagian beasiswa online. Lantaran kesalahan input data dari petugas, alhasil penerima yang seharusnya bisa tergeser.

Keadaan demikian dibenarkan Mutanto, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Provinsi Kalimantan Timur yang membawahi SLTA dan SMK. Menurut Mutanto, banyak sekolah mengejar akreditasi pusat keunggulan (PK), namun akibat kesalahan kecil yang seharusnya tidak fatal, lantaran penilaian sekarang via robotic, alhasil mesin membaca nyaris sempurna. Data yang tidak dimasukkan pun otomatis menjadi penggugur.

“Sebagaimana informasi, SMK Ibnu Khaldun sudah lama mengajukan pusat keunggulan, cuma saat itu lantaran tidak memasukkan peta lokasi sekolah, SMK yang punya keunggulan dalam pendidikan keagamaan itu sempat tercoret,” papar Mutanto dalam sambutannya di SMKN 3.

Sementara di SMKN 5 yang merasa senang karena dukungan dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI itu, pihaknya bisa menghadirkan sejumlah alat fitnes yang dibuka untuk umum. Bantuan yang dikucurkan via Kemenpora itu, dijadikan SMKN 5 sebagai 6 unit alat fines olah tubuh dasar.

“Selain meresmikan fasilitas fitnes untuk umum ini, kami berharap bunda Hetifah dapat membantu sertifikasi anak didik kami dalam bidang pelayaran,” ungkap Kepala SMKN 3 M Arifin pada saat sambutan.

Dalam kunjungan resesnya, Hetifah familiar berbaur dengan publik. Sehingga kegiatan yang tadinya direncanakan singkat menjadi lebih lama. Kedatangan Hetifah ke SMKN 5 dimanfaatkan Bank Sampah Kota Hijau yang akan menanam 2000 mangrove di kawasan Pantai Lemaru. Hetifah kemarin memenuhi permintaan Ketua Bank Sampah Kota Hijau Abdul Rahman, untuk simbolis menanam mangrove di salah satu sudut Pantai Lemaru kawasan SMKN 5. (an/adv)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *