Kasus PMK Kabupaten Malang Melonjak, 3 Kecamatan Ini Paling Parah

BUSAMID eSport
Kasus PMK Kabupaten Malang Melonjak, 3 Kecamatan Ini Paling Parah

Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Malang terus melonjak drastis. Terparah ada tiga kecamatan yang mengalami wabah PMK terparah yakni Kecamatan Pujon, Ngantang, dan Kasembon, Kabupaten Malang.

Total setidaknya ada 11 ribu ekor sapi yang terpapar PMK dari tiga kecamatan tersebut.

Dari jumlah itu seribu ekor di antaranya dilaporkan mati, sedangkan total populasi sapi yang tercatat mencapai 53 ribu ekor sapi.

Berdasarkan catatan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, ada sebanyak 5.623 ekor, khusus di daerah Pujon mencapai 3.688 ekor sapi terkonfirmasi mengidap PMK.

Jumlah ini ternyata cukup berselisih jauh dari data yang dilaporkan para kepala desa dan camat di tiga kecamatan tersebut.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesegaran Hewan Nurcahyono pun membenarkan adanya data sapi yang terpapar PMK, tetapi belum tercatat di database dinasnya.

Pihaknya mengaku mengalami kendala keterbatasan sumber daya manusia (SDM) utamanya petugas, untuk melakukan pendataan.

“Terbatasnya petugas pendataan membuat banyak data yang tidak terkonfirmasi oleh kami (Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang,” ucap Nurcahyo dikonfirmasi MPI, pada Senin (13/6/2022).

Pihaknya pun menginstruksikan bakal memaksimalkan pendataan di tiga kecamatan tersebut. Kemudian dia meminta timnya berkoordinasi dengan pemerintah desa (Pemdes) setempat dan Koperasi Unit Desa (KUD), serta pemerintah kecamatan, untuk kembali mengidentifikasi kasus PMK di Kabupaten Malang.

“Kita juga akan menurunkan tujuh tim langsung ke lapangan untuk mendampingi peternak. Itu nanti akan melakukan pengecekan di masing-masing kecamatan dan desa,” tuturnya.

Editor : Imantoko Kurniadi

Source link

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *