Balikpapan, Busam.ID – Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud secara resmi melakukan launching proyek pengendalian banjir DAS Ampal senilai Rp 136 miliar, Senin (5/9/2022). Pelaksanaan launching dilakukan di Halaman Global Sport Center Balikpapan, Jalan MT Haryono No 33 RT 15, Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Kecamatan Balikpapan Utara.
Kegiatan ini menandai dimulainya pekerjaan pembangunan bangunan air pengendali banjir DAS Ampal, sebagai upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.
Rahmad menyampaikan, kegiatan ini merupakan bukti keseriusan dan komitmen pemerintah untuk berupaya menanggulangi masalah banjir di Kota Balikpapan.
“Ini komitmen kita bersama untuk menanggulangi banjir yang termasuk dalam visi dan misi kami. Alhamdulillah, kita dapat saksikan komitmen dan keseriusan pemerintah dalam mengatasi banjir yang kita anggarkan melalui APBD multiyear atau tahun jamak,” kata Rahmad di Global Sport Center Balikpapan.
Menurutnya, upaya ini memang tidak mungkin bisa mengatasi seluruh permasalah banjir yang ada di Kota Balikpapan. Namun kegiatan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menanggulangi masalah banjir, terlebih dalam mendukung Kota Balikpapan yang akan menjadi kota penyangga ibukota negara yang baru.
Sehingga persoalan masalah banjir yang terjadi di kota Balikpapan dapat diantisipasi sehingga tidak menjadi semakin rumit.
“Mungkin ini belum bisa mengatasi seutuhnya permasalahan banjir Balikpapan. Namun kalau kita tidak mulai apalagi Balikpapan sebagai penyangga IKN, kapan lagi. Kalau kita tidak mempersiapkan kota kita dengan sebaik mungkin, yah ke depannya khawatir lagi akan lebih rumit kita mengatasinya,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa untuk pelaksanaan kegiatan ini, pihaknya telah mengalokasikan dana mencapai Rp 136 miliar, yang dibiayai secara multiyears hingga tahun 2023. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan.
“Insyaallah kita semua jajaran komitmen mengatasi permasalahan banjir. Kita dapat realisasikan hari ini syukuran dan doa bersama untuk pengendalian banjir di kota Balikpapan. Untuk anggaran seluruhnya 136 miliar, pengerjaan sekarang ada enam titik. Pengerjaannya dua tahun sampai dengan tahun 2023 akhir Desember,” terangnya.
Ia menuturkan, selain melalui APBD Kota Balikpapan, pihaknya juga berupaya untuk meminta bantuan pemerintah provinsi hingga pusat untuk membiayai penyelesaian proyek tersebut.
“Kita berharap juga nanti yang lain -lainnya, juga kita minta bantu dengan APBN termasuk APBD Provinsi, untuk menangani titik -titik banjir mana lagi yang kurang akan kita usulkan,” tuturnya. (man)
Editor: Redaksi BusamID








