Kukar, Busam.ID – Unit Siaga SAR Samarinda yang tiba di lokasi, Sabtu (26/11/2022) sekitar pukul 08.00 Wita kemudian melakukan koordinasi dengan pihak keluarga atas kejadian kapal TB Rahmat Nur yang karam di Sungai Kedang Kepala Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Usai dilakukan koordinas, Unit Siaga SAR bersama SAR Gabungan dari Ditpolairud Polda Kaltim, Kecamatan Muara Kaman, Satpolairud Res Kukar, Koramil Muara Kaman, Polsek Muara Kaman, BPBD Kukar, Dishub Dermaga Muara Kaman. Relawan Palaran Bersatu, keluarga dan masyarakat kemudian melakukan penyisiran.
“Tim SAR gabungan menuju TKP dengan penyisiran di sisi kanan, tengah dan kiri sungai Mahakam sejauh 4 kilometer dari titik lokasi kejadian,” terang Riqi Effendi, Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Sabtu (26/11/2022).
Dalam proses pencarian korban, tim SAR gabungan mengalami kendala dengan arus sungai yang cukup deras.
“Meski dilakukan penyisiran dengan melibatkan belasan armada laut, hingga pukul 17.00 Wita kedua korban yang dicari belum diketemukan, proses pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan pada besok hari,” jelas Riqi.
Diberitakan sebelumnya, sebuah kapal TB. Rahmat Nur tenggelam di perairan Muara Kedang Pala, Kecamatan Muara Kaman Kukar, Jumat (25/11/2022) siang lalu.
Akibat kecelakaan kapal tersebut, dilaporkan empat orang berhasil selamat sedangkan tiga orang lainnya dilaporkan hilang.
Warga sekitar yang melakukan pencarian berhasil menemukan satu orang dalam kondisi sudah meninggal dunia, dan dua orang masing-masing bernama Rayen (5 bulan) dan Hafis (2 tahun) belum ditemukan. (zul)
Editor: Redaksi BusamID
Penyisiran Hingga Radius 4 Km, Kedua Korban Kapal Tenggelam Belum Juga Ditemukan








