Jumlah Penumpang Penerbangan Merosot, Bandara APT Pranoto Tingkatkan Kualitas dan Fasilitas

BusamID
Kepala UPBU Kelas 1 APT Pranoto Samarinda, Agung Pracayanto. Ft. Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Baru-baru ini terjadi penurunan jumlah penumpang hingga 40 persen di Bandara Aji Pangeran Temenggung (APT) Pranoto. Kondisi tersebut direspon langsung oleh Kepala UPBU Kelas 1 APT Pranoto Samarinda, Agung Pracayanto.

Menurut Agung, penyebab turunnya jumlah penumpang di Bandara AP Pranoto itu, karena warga Samarinda masih mengandalkan penerbangan melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Internasional Airport, Balikpapan. Faktornya, harga tiket di Bandara AMS Sepinggan Balikpapan lebih murah dibanding di bandara APT Pranoto.

“Ya memang perlu diakui harga tiket pesawat di Samarinda lebih tinggi dibanding harga di Balikpapan. Ditambah akses jalan menuju bandara yang kerap tergenang banjir,” terang Agung pada media ini Rabu (22/2/2023) siang.

Bandara APT Pranoto. Ft. Zulkarnain

Untuk mengembalikan jumlah penumpang seperti sebelumnya, pihak bandara mulai melakukan pembenahan dan perbaikan pelayanan.

Agung mengatakan sejak tahun 2020 sudah banyak perubahan dan penambahan hingga perbaikan yang dilakukan di lingkungan Bandara APT Pranoto, seperti pengerjaan drainase, hingga penambahan taxiway serta perbaikan run-way. Di tahun ini juga akan dilakukan penambahan garbarata atau belalai gajah.

“Yang menjadi kendala sudah kami lakukan perbaikan, kami sudah berbenah termasuk rencana pengadaan garbarata yang memanjakan penumpang pesawat agar tidak kehujanan dan kepanasan, jadi dari bandara langsung ke pesawat,” terang Agung.

Selain itu di pintu masuk ke dalam bandara akan dibangun landscape untuk memperindah dan menjadi daya tarik bagi penumpang pesawat.

“Hingga saat ini jumlah penerbangan yang dilayani Bandara APT Pranoto sebanyak 12 pesawat pulang pergi dengan maskapai penerbangan Lion Air, Batik Air, Citilink, SAJ dan pesawat perintis,” tambahnya.

Saat ini Bandara APT Pranoto melayani penerbangan Surabaya, Cengkareng, Berau dan bandara perintis. Rencananya dalam waktu dekat ini akan ada pelayanan penerbangan ke arah Semarang, Banjarmasin serta ke Makassar.

“Kami sudah siap, lampu sudah siap, kami siap terbang malam di tahun ini, jumlah rute maupun frekuensi mudah-mudahan bisa menambah,” terangnya.

Terkait mahalnya harga tiket penerbangan, pihak Bandara APT Pranoto akan melakukan perubahan dengan berkoordinasi ke maskapai agar memberikan harga tiket lebih murah untuk meningkatkan jumlah penumpang.

“Akar masalahnya adalah load factor, kami akan lakukan traching dan pendekatan dengan maskapai di penunjang kami di 5 kabupaten agar semua warga Samarinda dan sekitarnya terbang melalui bandara APT Pranoto,” harapnya.t

Agung optimis akan ada perubahan dalam waktu dekat, terutama dalam penambahan jumlah penumpang. Hal ini ditunjang dengan semakin baiknya akses jalan menuju bandara dan kondisi banjir yang hampir tuntas diatasi oleh Pemerintah Kota Samarinda.

“Bandara ini mampu menampung hingga 900 ribu penumpang per tahun. Dan saat ini tersedia 16 counter check in. Dan jika terjadi penambahan maskapai atau tujuan penerbangan, kami sudah siapkan counter check in tersebut,” terang Agung.

Pihaknya berharap, dengan berbagai fasilitas penunjang dan perbaikan yang akan dan sudah dilakukan. Bandara APT Pranoto bakal semakin diminati. (zul)

Editor : Risa Busam.ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *