Sosok Andalan Nasional Pramuka Teladan Kaltim, Meninggal dalam Tugas Jabatan

Busam ID
Drs. Hatta Zainal Abidin saat masih menjabat Ketua Kwartir Daerah Pramuka Kaltim. Ft. Arsip Keluarga Alm

Kukar, Busam.ID -Seorang penyelam senior yang juga Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kaltim, yang juga mantan Ketua Kwartir Daerah Pramuka Kaltim, Drs. Hatta Zainal Abidin (67) meninggal dunia saat melakukan penanaman terumbu karang di perairan Muara Badak, Sport Baru Lampe, Kukar Senin (13/3/2023).

Kejadian bermula saat Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Sumber Data Kelautan Bina Lestari, Desa Pengembang, Kukar melakukan penanaman terumbu karang di lokasi tersebut.

Dalam pelaksanaannya, penanaman terumbu karang dilakukan sekitar pukul 15.00 Wita yang diikuti belasan diving termasuk Hatta selaku undangan sebagai Ketua POSSI Kaltim.

Menantu Hatta, Fadli (39) menceritakan, saat melakukan penyelaman posisi dirinya dengan korban berkisar 4 meter.

“Posisi saya di atas kapal memantau. Ada 15 penyelam yang ikut melakukan penanaman terumbu karang, sementara bapak (korban) berada sekitar 4 meter dari saya,” terang Fadli Selasa (14/3/2023) saat dikonfirmasi.

Diduga mengalami lemas saat menyelam, Hatta kemudian tenggelam ke dasar laut, peserta lain yang mengetahuinya langsung mengevakuasi dari dasar laut ke permukaan dan selanjutnya dengan menggunakan kapal korban dibawa ke daratan.

“Saat tiba di permukaan, bapak tidak sadarkan diri dan langsung di bawa ke Klinik Qica, Gas Alam Badak 1,” tambah Fadli.

Sesampainya di Klinik Qica, korban sudah tidak terselamatkan meski berbagai upaya dilakukan. Selanjutnya jenazahnya dipulangkan ke rumah duka di Jalan AW Syahrani Gang 17, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu.

Sejumlah kerabat korban kehilangan sosok yang pernah menjabat Ketua Kwartir Daerah Pramuka Kaltim selama dua periode yakni 2009-2016 dan 2016-2021.

“Selama memimpin Hatta menjadi panutan yang baik bagi seluruh pengurus Pramuka baik tingkat Kwarda, Kwarcab dan Kwaran,” terang Purnomo pengurus Pramuka Peduli Kaltim.

Menurut Purnomo, meski sudah tidak menjabat Ketua Kwartir Daerah Pramuka Kaltim, korban masih aktif di setiap kegiatan Pramuka dan menjadi sosok andalan nasional perwakilan Kaltim.

Hatta meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. Almarhum yang semasa hidupnya sungguh-sungguh mendedikasikan diri pada amanat diemban itu, dimakamkan tidak jauh dari rumah duka.

Sementara penyebab kejadian tersebut, diduga kondisi kesehatan kurang prima dan faktor usia yang sudah tidak muda lagi. (zul)

Editor : Risa Busam.ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *