Samarinda, Busam.ID – BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) mengungkapkan hasil pengamatan udara atas stasiun meteorologi SAMS Sepinggan Balikpapan dalam beberapa hari terakhir.
Prediksi BMKG, cuaca pada saat Lebaran Idul Fitri akan diwarnai hujan lebat disertai petir, kilat dan juga angin kencang.
Hasil amatan BMKG menunjukkan dinamika atmosfer di wilayah Kalimantan Timur berada pada kondisi labil sedang-kuat.
Hal tersebut mengakibatkan aktivitas pembentukan awan Cumulonimbus menjadi lebih signifikan sehingga berpotensi terjadinya hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan juga angin kencang.
Kepala BMKG Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Erika Mardiyanti mengatakan bahwa prediksi angin menunjukkan adanya pusaran angin tertutup (Eddy) di sekitar Kalimantan yang mengakibatkan pertemuan angin (konvergensi) dan belokan angin (shearline) berpeluang terbentuk di wilayah Kalimantan Timur yang berpotensi memupuk massa uap air.
Menurut pantauannya, kondisi suhu muka laut di Selat Makassar masih hangat dengan anomali berkisar +0.5 s/d +1.5 derajat Celcius, mengakibatkan suplai uap air akan semakin meningkat di atmosfer hingga mempengaruhi pembentukan awan-awan hujan menjadi semakin intens.
Prospek cuaca tiga hari ke depan menuju hari Lebaran di wilayah Kalimantan Timur secara umum masih dapat berpotensi terjadi hujan dengan intensitas yang bervariasi dari ringan hingga lebat dengan sebaran hujantidak merata.
Hasil prakiraan berbasis dampak pemodelan BMKG menunjukkan dalam tiga hari ke depan peluang terjadinya dampak ekstrem akibat bencana hidrometeorologis seperti banjir bandang, tanah longsor dan sebagainya masih rendah.
Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada karena di masa peralihan ini cuaca dapat berubah secara tiba-tiba dengan arah dan kecepatan angin yang bervariasi serta potensi terjadinya cuaca ekstrem yang diikuti angin kencang cukup tinggi khususnya yang bersifat lokal.
Erika pun juga meminta masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, angin kencang dll) dan dampak yang dapat ditimbulkannya.
“Harus tetap waspada, terutama dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, dan jalan licin dalam satu minggu kedepan di wilayah Kalimantan Timur,” paparnya.
Berikut prospek pada Jumat, 21 April 2023 :
– Pagi hari : Secara umum berawan, berpotensi hujan ringan pada wilayah Kab. Kutai Barat.
– Siang hari : Secara umum berawan, berpotensi hujan ringan pada wilayah Kab. Kutai Kartanegara, Kab. Mahakam ulu,Kota Balikpapan, Kab. Penajam Paser Utara, Kab. Paser.
– Malam hari : Secara umum cerah berawan-berawan, berpotensi Hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir pada malam hari di sebagian wilayah Kab. Mahakam Ulu, Kab. Kutai Barat bagian Utara, Kab. Kutai Kartanegara bagian tengah, Kab. Berau bagian barat dan Dini hari: berawan, berpotensi hujan ringan-sedang pada wilayah Kab. Paser.
Sabtu, 22 April 2023 :
– Pagi hari : Secara umum berawan, berpotensi hujan ringan-sedang dapat disertai petir.kilat pada wilayah Kab. Penajam Paser Utara, Kab. Paser, Kab. Berau, Kab. Kutai Barat bagian Utara, Kab. Kutai Timur bagian Selatan.
– Siang hari : Secara umum berawan, berpotensi hujan ringan-sedang dapat disertai petir.kilat pada wilayah Kota Balikpapan, Kab. Penajam Paser Utara, Kab. Paser, Kab. Berau, Kab. Kutai Barat bagian Utara, Kab. Kutai Timur bagian Selatan.
– Malam hari : Secara umum cerah berawan-berawan dan dini hari : Secara umum cerah-berawan-berawan.
(ADV/PRB/RY/DISKOMINFOKALTIM)
Editor : Risa Busam.ID








