Andi Harun Bantah Kelangkaan LPG Akibat Penimbunan

Busam ID
Ilustrasi Gas LPG Langka. Ft by Detik

Samarinda, Busam.ID -Warga Kota Samarinda dikejutkan dengan kelangkaan yang signifikan dalam pasokan gas LPG (liquefied petroleum gas). Kelangkaan LPG ini telah mengganggu kegiatan sehari-hari masyarakat serta memicu kekhawatiran akan kenaikan harga. Menanggapi kelangkaan bahan bakar memasak ini, Walikota Samarinda Andi Harun membantah akibat penimbunan. Menurut Andi Harun, kelangkaan LPG merupakan masalah nasional yang penyebabnya banyak variabel.

Kelangkaan LPG telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan mempengaruhi berbagai sektor di Kota Samarinda.

Menurut laporan yang diterima media ini, kelangkaan gas LPG telah berlangsung selama satu minggu terakhir.

Banyak ibu rumah tangga dan pedagang makanan, mengeluhkan kesulitan mendapatkan pasokan gas LPG, sebagai pilihan utama sumber energi untuk memasak dan kegiatan rumah tangga lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan keprihatinannya mengenai situasi ini.

“Harus diakui bahwa kelangkaan gas LPG merupakan masalah serius yang mempengaruhi kenyamanan dan kebutuhan dasar masyarakat Samarinda. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah sedang bekerja keras untuk mengatasi situasi ini dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan pasokan gas LPG yang memadai,” jelasnya kepada awak media.

Salah satu upaya yang sedang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan pemerintah pusat dan pihak terkait dalam meningkatkan produksi dan distribusi gas LPG ke Samarinda.

Dalam upaya ini, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan pedagang gas LPG dan pihak swasta untuk memastikan dalam minggu ini, penyaluran gas LPG dapat kembali normal dan merata ke seluruh wilayah Kota Samarinda.

“Kelangkaan gas LPG ini tidak hanya di Samarinda saja, namun juga di beberapa wilayah Indonesia yang lain. Di pusat juga sudah dibicarakan dan pada hari Senin (12/6/23) kemarin, kita sudah sampaikan ke pusat,” papar Andi Harun.

Walau demikian, upaya untuk mengatasi kelangkaan gas LPG tidak selalu berjalan mulus.

Tingginya permintaan dan faktor-faktor lain seperti keterlambatan pengiriman dapat menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Namun, pihaknya akan terus memantau situasi ini dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin.

Masyarakat Samarinda diharapkan dapat bersabar dan memahami situasi ini, serta mengadopsi alternatif lain dalam hal memasak dan penggunaan energi selama kelangkaan gas LPG berlangsung.

Andi Harun juga membantah adanya pihak-pihak yang sengaja menimbun gas LPG.

“Tidak ada yang menimbun, ini merupakan masalah nasional dan banyak variabel seperti karena transportasi dan sebagainya, ” sebutnya.

“Semoga minggu ini dapat teratasi,” tutup Andi Harun. (RYAN)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *