Terduga Pencuri Knalpot Pura-pura Jadi Korban Begal Supaya Mobilnya Kembali

Busam ID
RH saat ditemukan warga dalam kondisi tangan, kaki dan mulut terikat tanpa pakaian Selasa (20/6/2023). Ft. Polsek Samboja

Kukar, Busam.ID -Sebuah video yang sempat viral di media sosial merekam seorang pria tanpa busana ditemukan dalam kondisi terikat di Jalan Soekarno Hatta Kilometer 37 Kelurahan Sungai Merdeka Kecamatan Samboja Barat Kabupaten Kutai Kartanegara Selasa (20/6/2023) sekira pukul 16.30 Wita.

 

Awalnya dari keterangan yang tersebar di gup-grup WhatsApp mengatakan, bahwa pria tersebut merupakan korban kejahatan dari pelaku begal, namun ada juga yang mengatakan bahwa pria tersebut merupakan pelaku pencurian di kawasan Sepaku Penajam Paser Utara (PPU).

Guna memastikan, Busam.ID kemudian melakukan konfiramsi ke Kapolsek Samboja AKP Yusuf melalui Kanit Reskrim Ipda Sugiyono pada Rabu (21/6/2023). Berdasarkan keterangan Sugiyono, kronologi kejadian saat Polsek Samboja menerima informasi dari sekuriti kandang ayam Borneo yang mengatakan menemukan seseorang dalam kondisi terikat tanpa busana.

“Saat tiba di TKP, kami melihat orang tersebut terikat tidak menggunakan pakaian, dalam kondisi masih hidup. Sehingga langsung kami evakuasi ke rumah sakit terdekat,” terang Sugiyono kepada Busam.ID melalui sambungan telepon.

Ketika sudah mendapat perawatan, orang tersebut yang mengaku bernama RH sudah bisa diajak berkomunikasi dan menuturkan kejadian yang menimpa dirinya.

Knalpot mobil Grand Max yang ditemukan petugas Polsek Sepaku di dalam mobil milik RH di duga hasil tindak kejahatan. Ft. Polsek Samboja

“Dia mengatakan berangkat dari Samarinda sekira pukul 21.00 Wita Selasa (20/6/2023) menggunakan mobil Grand Max warna hitam KT 8217 NW tujuan Balikpapan,” jelasnya.

Namun sesampainya di luar tol Samboja, RH mengaku diikuti oleh dua pengendara motor. Satu dari pengendara motor tersebut berhenti di depan mobilnya lalu memaksa mobil yang dikemudikan RH terhenti.

“RH kemudian turun dari mobilnya dan menanyakan ‘ada apa’, namun dua orang di belakangnya langsung menepuk punggungnya yang menyebabkan RH hilang kesadaran,” ucap Sugiyono.

Saat RH tersadar, tangan dan kakinya dalam keadaan terikat menggunakan tali rafia warna hijau. Sedangkan mulutnya terikat dengan tali yang digunakan police line untuk pipa sedang kendaraannya sudah raib.

Sugiyono kemudian berkoordinasi dengan Polsek Sepaku. Ternyata mobil milik RH sudah diamankan di Polsek Sepaku karena diduga digunakan untuk tindak pidana pencurian knalpot mobil Grand Max.

“Saat ditemukan, di dalam mobil tersebut petugas mendapati identitas milik RH, handphone serta kelengkapan surat kendaraan,” terangnya.

Setelah berkoordinasi, Polsek Samboja kemudian mendatangi Polsek Sepaku untuk mengambil barang bukti mobil Grand Max milik RH.

“Habis Isya kami mendatangi Polsek Sepaku untuk bawa mobilnya. Ternyata Kapolsek Sepaku dan anggota Reskrim Sepaku tengah menggelar kasus penemuan mobil tersebut,” tambahnya.

Dari hasil koordinasi dengan Polsek Sepaku, Sugiyono dan anggota Polsek Samboja ditunjukkan bukti-bukti yang menjurus kalau RH merupakan terduga pelaku pencurian knalpot mobil Grand Max.

“Di sana ternyata CCTV dan saksi-saksi yang ada di Sepaku mengetahui kalau RH sebetulnya pelaku pencurian di Sepaku, makanya untuk tindakan selanjutnya kami serahkan ke Polsek Sepaku” ungkap Sugiyono.

Sugiyono menegaskan bahwa jeda waktu antara korban mengaku dibegal dan terikat, dengan pencurian di Sepaku itu tidak memungkinkan terjadi.

“Diduga RH mengikat sendiri tubuhnya, karena ada bekas-bekas sisa tali yang identik dengan tali yang mengikat mulutnya di sekitar lokasi saat baru ditemukan,” ujarnya.

Dugaan sementara modusnya pura-pura menjadi korban perampokan (begal) supaya mobilnya bisa kembali. Karena ternyata di Sepaku, RH telah melakukan pencurian dan kepergok oleh warga sehingga kendaraannya diamankan kepolisian setempat.

“Yang dicuri knalpot mobil Grand Max seperti kendaraan yang ia gunakan,” pungkasnya. (Zul)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *