Samarinda, Busam.ID – Maraknya kasus rabies yang meresahkan masyarakat akhir-akhir ini menjadi perhatian khusus bagi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi (Disnak Keswan) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Disampaikan Kepala Disnak Keswan Kaltim Fahmi Himawan, meski belum ada kasus rabies yang ditemukan, pihaknya terus mengimbau masyarakat Kaltim untuk memberikan vaksninasi kepada hewan peliharaannya.
“Vaksinasi tersebut sebagai langkah awal untuk mencegah rabies. Kami imbau masyarakat Kaltim sesegera mungkin membawa peliharaanya seperti kucing maupun anjing untuk dilakukan vaksinasi. Semuanya disediakan secara gratis, bisa mengunjungi puskesmas/puskeswan serta ke klinik di kantor kami juga bisa,” ucap Fahmi di ruang kerjanya, Rabu (21/6/2023).

Dirinya menambahkan, hal yang juga harus diperhatikan yakni membatasi interaksi hewan peliharaan terhadap hewa-hewan liar. Karena rabies ini tidak bisa dianggap sepele dan merupakan virus yang mematikan.
“Virus ini sangat berbahya bukan hanya dari gigitan, melainkan terkena cakr hewan yang terinfeksi rabies saja bisa tertular, selain itu virus ini tidak hanya menyerang kucing dan anjing. Melainkan mamalia lain juga. Kami pun intens melakukan pemetaan terhadap populasi hewan guna mengambil samply untuk dicek apakah terinfeksi rabies atau tidak,” tambahnya.
Terakhir dirinya juga memberikan tips apabila terkena gigitan hewan yang terinfeksi rabies, diantaranya mencuci luka dengan sabun dan dibilas dengan air mengalir selama 10-15 menit, segera pergi ke puskesmas ataupun rumah sakit terdekat, diberikan Vaksin Anti Rabies (VAR) dan Serum Anti Rabie (SAR) yang disediakan di faskes terdekat sesuai dengan indikasi. (Adit/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir








