Fasum Rusak, Iman Minta Kontraktor DAS Ampal Bertanggungjawab

BusamID
Kondisi jalan rusak di kawasan Perumahan Wika yang dibiarkan menganga akibat kegiatan proyek DAS Ampal. (by dok iman)

Balikpapan, Busam.ID – Anggota DPRD Kota Balikpapan Iman Santoso meminta PT Fahreza, kontraktor pelaksana proyek pengendali banjir DAS Ampal untuk bertanggungjawab atas kerusakan sejumlah fasilitas umum (Fasum), khususnya di kawasan Perumahan Wika RT 15, Kelurahan Gunung Samarinda Baru (GSB), Kecamatan Balikpapan Utara, akibat kegiatan proyek tersebut.

“Saya ingin SKPD terkait memediasi dan melakukan koordinasi dengan PT Fahreza, akan apa yang dirasakan oleh masyarakat di sana tentang buruknya penanganan pasca pembangunan dan Ampal tersebut yang menyangkut kerusakan Fasum, jalan dan infrastruktur lainnya,” kata Iman yang juga Ketua RT 15, Kamis (5/10/2023).

Hal ini tentunya bukan perjuangan pribadi dirinya, ataupun dari masyarakat, dikatakannya, tapi ini adalah memperjuangkan aset yang merupakan milik dari Pemerintah Kota (Pemkot( Balikpapan. Dirinya meminta agar bersama-sama mengawal dan meminta pertanggungjawaban PT Fahreza.

“Saya pikir pekerjaan yang dituntut Ini sederhana, tidak membutuhkan dana yang miliaran. Tapi pada prakteknya kenapa kok ini susah betul, susah dihubungi, susah berkomunikasi, bahkan tidak datang untuk merealisasikan apa yang sudah dijanjikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, saat ini dirinya bersama warga Perumahan Wika RT 15 sedang melakukan upaya somasi untuk menuntut pertanggungjawaban PT Fahreza.

Upaya tersebut merupakan yang kedua kalinya, setelah somasi pertama tidak direspon.

Dan apabila tidak berhasil pihaknya akan melanjutkan laporan hingga ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Muhammad M)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *