PDAM Tutup Lowongan Pegawai Baru Sampai 2025

BusamID
Andi Harun. Ft by Ryan/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Walikota Samarinda, Andi Harun, baru-baru ini mengungkapkan keputusan penting terkait rekruitment pegawai di Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana.

Menurutnya, perusahaan tersebut tidak akan menambah pegawai baru dalam rentang waktu 1 hingga 2 tahun mendatang.

Alasan utama di balik keputusan ini adalah biaya operasional tinggi yang sedang dihadapi oleh Perumdam Tirta Kencana.

Andi Harun menjelaskan bahwa kinerja perusahaan tersebut saat ini dipengaruhi oleh beban biaya operasional yang terlalu tinggi, dan langkah ini diambil untuk menjaga kestabilan keuangan perusahaan.

“Sampai saat ini, saya sudah berlakukan moratorium pegawai, bahkan 1 sampai 2 tahun ke depan masih akan terus berlaku,” ungkap Andi Harun.

Dia juga menekankan bahwa pengurangan pegawai yang sudah ada saat ini bukanlah pilihan yang mungkin, mengingat pertumbuhan positif yang telah dicapai oleh perusahaan tersebut.

“Sebagai gantinya, perusahaan akan mempertahankan pegawai yang sudah ada saat ini sambil menjaga cost operational yang tepat,” tambahnya.

Andi Harun juga menyoroti kemungkinan penerimaan pegawai baru untuk bidang-bidang tertentu yang memang sangat dibutuhkan.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun moratorium pegawai diberlakukan secara umum, perusahaan tetap akan berupaya menjaga kualitas layanan dan keberlanjutan operasionalnya.

“Moratorium pegawai ini akan berlangsung hingga rasio antara jumlah pegawai dengan jumlah pelayanan yang diberikan mencapai keseimbangan yang diharapkan. Ini adalah langkah yang diambil untuk menjaga efisiensi dan kelangsungan Perumdam Tirta Kencana dalam jangka panjang,” katanya.

Ia berharap bahwa kebijakan ini akan membantu memperbaiki situasi finansial perusahaan dan mengarahkan Perumdam Tirta Kencana ke arah pertumbuhan yang berkelanjutan, sambil tetap memastikan bahwa kebutuhan esensial masyarakat tetap terpenuhi. (Ryan)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *