Samarinda, Busam.ID – Musibah kebakaran di Jalan Setia Kawan Blok C RT 07 Kelurahan Rapak Dalam Kecamatan Loa Janan Ilir pada Kamis (28/12/2023) sekitar pukul 01.00 WITA dini hari, memakan korban jiwa Yosafat (47) sang pemilik rumah.
Kobaran api yang muncul dan sempat membesar dari dalam rumah milik Yosafat, belum sempat merambat ke pemukiman sekitarnya, petugas pemadam berhasil memadamkan kebakaran.
Dengan demikian kebakaran hanya memakan korban. satu rumah asal api.
Namun tragisnya, sang pemilik rumah tak sempat menyelamatkan diri ikut menjadi korban.
Sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, korban tak terselamatkan. Menurut salah seorang saksi bernama Naomi (51), dirinya dikagetkan teriakan korban dari rumahnya.
“Saat itu saya sedang tidur dan kaget mendengar teriakan kesakitan korban kemudian saya membangunkan anak-anak,” terang Naomi.
Saat keluar rumah, Naomi mengaku kaget ketika melihat api sudah membesar dari dalam rumah Yosafat. Naomi mengatakan, korban saat itu tinggal sendiri, sementara istri dan anaknya sedang pulang kampung untuk merayakan natal.
“Saya langsung teriak-teriak meminta tolong warga dan setelah mendengar teriakan saya warga kemudian berdatangan untuk membantu padamkan api,” terang Naomi.
Korban nampak kesakitan akibat luka bakar yang dideritanya, langsung dilarikan relawan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
Pagi harinya sekitar pukul 07.00 Wita korban dikabarkan meninggal dunia akibat luka bakar yang dialaminya.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Seberang AKP Bitab Riyani mengatakan, api diduga berasal dari kompor yang menyala yang kemudian merambat ke jaringan listrik.
“Dugaannya korban sedang memasak tapi ketiduran dan saat tertidur itulah api menyala dan membesar hingga merambat ke instalasi listrik,” terang Bitab.
Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan dari olah tempat kejadian perkara, sejumlah barang bukti seperti kompor gas, regulator, tabung gas, kabelistrik dan alat penanak nasi kini diamankan di Polsek Samarinda Seberang guna penyelidikan lebih lanjut.
“Korban rencananya besok (Jumat. 29/12/2023) diberangkatkan ke kampung halamannya di Toraja, Sulawesi Selatan untuk dimakamkan,” tutupnya. (Zul)
Editor : A Risa








