Berau, Busam.ID – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur melalui PPK 2.7 tengah melaksanakan pekerjaan pasangan batu untuk pembangunan dan perbaikan drainase di sejumlah titik yang kerap tergenang air.
Pekerjaan tersebut dilakukan di ruas jalan Gunung Tabur (Simpang Tiga Maluang) – Usiran – Tanjung Batu (Dermaga Derawan), salah satu jalur strategis yang menghubungkan kawasan daratan Berau dengan akses menuju destinasi wisata kepulauan.
PPK 2.7 BBPJN Kaltim, Puput Setya Nugroho, mengatakan penanganan drainase menjadi prioritas untuk menjaga kondisi badan jalan tetap mantap, terutama saat intensitas hujan tinggi.
“Di lapangan saat ini kami melaksanakan pekerjaan pasangan batu untuk saluran drainase pada titik-titik yang selama ini tergenang. Tujuannya agar aliran air lebih lancar dan tidak merusak struktur perkerasan jalan,” ujarnya.
Menurut Puput, genangan air yang dibiarkan terlalu lama berpotensi mempercepat kerusakan jalan, seperti retak hingga berlubang. Karena itu, perbaikan sistem drainase dinilai sebagai langkah preventif untuk mempertahankan kemantapan ruas.

Ia menambahkan, selain pasangan batu drainase, pihaknya juga terus melakukan pemeliharaan rutin dan pemantauan di sejumlah titik rawan, termasuk lokasi yang berpotensi terdampak longsor maupun limpasan air saat musim hujan.
“Ruas Gunung Tabur–Usiran–Tanjung Batu ini merupakan akses penting, termasuk menuju Dermaga Derawan. Kami berkomitmen memastikan fungsinya tetap optimal demi kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik,” tegasnya.
BBPJN Kaltim berharap dengan penanganan drainase yang lebih baik, risiko genangan dan kerusakan jalan dapat ditekan sehingga umur layanan jalan nasional di wilayah tersebut semakin panjang.(Adit)
Editor: M Khaidir


