Mahakam Ulu, Busam.ID – Anggota DPRD Kalimantan Timur daerah pemilihan Kutai Barat-Mahakam Ulu, Abdul Rahman Agus, menggelar kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-5 di Kampung Sukomulyo, Kecamatan Long Iram, pada 15 Juni 2026. Kegiatan tersebut mengangkat tema Teknologi Informasi untuk Pengawasan Publik dan Demokrasi Digital.
Forum yang dimoderatori M. Ajidil Shiddiq itu menghadirkan dua narasumber, yakni Rintar Pasaribu, SH dan Siswandi. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya pemanfaatan teknologi informasi untuk memperkuat transparansi, partisipasi publik, serta pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.
Dalam kegiatan tersebut juga dibahas berbagai tantangan yang muncul di era digital, mulai dari ancaman keamanan siber, penyalahgunaan data pribadi, penyebaran hoaks, hingga kesenjangan akses teknologi di tengah masyarakat.
Anggota DPRD Kaltim Abdul Rahman Agus menilai perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara positif untuk memperkuat kualitas demokrasi dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mengawasi kebijakan publik.
Menurutnya, masyarakat di Kutai Barat dan Mahakam Ulu perlu terus meningkatkan literasi digital agar tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan sekaligus mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pengawasan dan penyampaian aspirasi.
“Pemanfaatan teknologi informasi harus dibarengi dengan peningkatan literasi digital masyarakat. Dengan begitu, masyarakat bisa lebih aktif berpartisipasi dalam pembangunan dan pengawasan kebijakan pemerintah,” ujar Abdul Rahman Agus.
Ia menambahkan, kemajuan teknologi harus menjadi sarana memperkuat demokrasi yang sehat dan inklusif, terutama bagi masyarakat di daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses informasi.
Sementara itu, materi yang disampaikan dalam kegiatan PDD menekankan pentingnya regulasi perlindungan data, edukasi digital, serta pengembangan sumber daya manusia dan infrastruktur untuk mendukung implementasi teknologi secara efektif.
Dalam kesimpulannya, teknologi informasi dinilai menjadi salah satu kunci mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) melalui transparansi dan partisipasi warga, dengan syarat didukung literasi digital dan infrastruktur yang memadai agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Melalui kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah tersebut, Abdul Rahman Agus berharap masyarakat Kubar dan Mahulu semakin siap menghadapi era digital sekaligus mampu memanfaatkan teknologi sebagai instrumen untuk memperkuat demokrasi dan pengawasan publik.(Adit)
Editor: M Khaidir


