Aksi Curanmor Terekam CCTV, Kapolres Himbau Pengendara Gunakan Kunci Ganda

BusamID
Fauzi Ridwan saat melaporkan ke Polsek Samarinda Ulu setelah motornya dicuri di Jalan Siti Aisyah Gang 4C Kamis (26/1/2023). Ft by Dicky

Samarinda, Busam.ID – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kota Tepian.

Kali ini curanmor terjadi di Jalan Siti Aishah Gang 4C RT 28 Kelurahan Teluk Lerong Ilir Kecamatan Samarinda Ulu, pada Rabu (25/1/2023) malam sekitar pukul 20.08 Wita.

Aksi yang meresahkan warga itu terekam CCTV. Meski diketahu fisik dan raut wajah para pelaku, namun motor yang dicuri sudah raib tak ditemukan.

Kondisi itu ditanggapi Kapolresta Samarinda Kombespol Ary Fadli yang diwawancarai media ini di tengah kegiatan Jumat Berkah beberapa waktu lalu.

Menurut Ary, dalam operasinya pelaku curanmor makin berani dan cerdik. Sehingga pengendara wajib membentengi diri lebih dari sebelumnya. Tak cukup mengunci stang sepeda motor, tapi juga memasanginya kunci ganda.

Curanmor di Jl Siti Aishah Gg 4C, diduga dilakukan pelaku lebih satu. Ini terlihat dari rekaman CCTV, di mana pelaku yang mengeksekusi motor, selanjutnya dituntun temannya mengendarai motor warna pink.

Alibinya agar tidak nampak curanmor, menuntun motor mogok. Setelah agak jauh, pelaku kemudian menghidupkan mesin dengan kunci T. Rl

Korban bernama Fauzi Ridwan (29) mengaku baru menyadari kendaraannya telah dicuri, saat dirinya hendak membeli makan.

“Awalnya motor tersebut digunakan sejak siang hari dan diparkir di depan rumah. Saat Maghrib motor tersebut digunakan oleh sepupu saya. Lima menit sebelum turun hujan sepupu saya datang dan parkir di depan dalam kondisi tidak terkunci stang. Sekitar 20 menit hujan reda, saya hendak memeriksa cuaca ternyata motor tersebut tidak ada,” terang Fauzi kepada Busam.ID Kamis (26/1/2023) sore usai laporan di Polsek Samarinda Ulu.

Fauzi berupaya mencari di sekitar tempat tinggalnya namun hasilnya nihil.

“Saya tanya Ketua RT, tanya ke warga dan cek CCTV ternyata ada yang curi dengan cara didorong,” ucapnya.

Menurut Fauzi di sekitar tempat tinggalnya akhir-akhir ini kerap terjadi tindak curanmor.

“Dari info beberapa tetangga memang sering terjadi. Tetangga kiri kanan juga pernah mengalami,” jelasnya.

Akibat peristiwa tersebut, Fauzi mengaku mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah.

“Motornya Scoopy KT 6768 UJ, kalau kerugian sekitar Rp 13 juta rupiah,” ucapnya.

Korban sudah melaporkan kasus pencurian tersebut ke Polsek Samarinda Ulu untuk ditindaklanjuti.

Sementara di tempat terpisah, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli mengimbau masyarakat Samarinda untuk menggunakan kunci pengaman ganda kendaraannya.

“Warga Kota Samarinda khususnya yang memiliki kendaraan roda dua maupun roda empat untuk bisa menjaga dan menggunakan kunci pengaman ganda, itu lebih aman,” imbau Ary Fadli.

Menurut Ary Fadli, kejahatan terjadi karena ada niat dan kesempatan.

“Upaya kita semua baik aparat maupun masyarakat untuk memutuskan mata rantainya,” pungkasnya. (Zul)

Editor : Redaksi Busam,ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *