Samarinda, Busam.ID – Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman larangan bermain pada dua pemain yang terlibat dalam aksi “Ludah FC” saat Derby Orange belum lama ini. Yakni Diego Michiels dilarang tampil 8 laga sedangkan pemain Persija Krmencik 6 pertandingan.
Seperti dikutip dari laman kaltimfaktual.co, dihukumnya Diego Michiels tentu saja membuat Borneo FC Samarinda tidak akan diperkuat sang kapten selama 10 laga ke depan.
Diego mendapat sanksi tambahan berupa larangan bertanding dalam 8 partai. Plus denda Rp10 juta.
Dengan begitu, total laga yang dilewatkan adalah Diego saat berita ini terbit berjumlah 10.
Karena sebelumnya, ia harus melakoni suspensi 3 pertandingan lain karena kartu merah yang telah diterimanya.
Dalam keterangan resminya, Komdis PSSI mendakwa kapten Pesut Etam itu dengan jenis pelanggaran berupa meludahi dan pemukulan kepada lawan serta mendapat kartu merah langsung.
Sementara Krmencik, didakwa karena meludahi pemain lawan.
Belum diketahui pasti, laga melawan tim mana saja yang akan dilewatkan Diego.
Karena jadwal putaran kedua Liga 1 2022/23 belum dirilis. Yang jelas dalam 4 laga ke depan, yakni saat Pasukan Samarinda meladeni PSS Sleman, Bali United, Rans Nusantara, dan PSM Makassar. Diego hanya bisa mendukung rekannya dari luar lapangan.
Bagi Borneo, tak bisa diperkuat Diego adalah kehilangan besar. Karena penampilan pemain naturalisasi itu sangat baik musim ini.
Meski posisi bek tengah terbilang baru buatnya. Diego justru langsung nyetel dengan bek tengah lain Javlon Guseynov.
Tidak adanya Diego membuat Agung Pras dan Wildansyah punya kans tampil lebih besar.
Jika satu di antara mereka tidak tersedia, Komang Teguh siap menemani wakil kapten Javlon Guseynov sebagai palang pintu di depan kiper Angga Saputro.
Borneo FC Samarinda akan melakoni laga lanjutan pekan ke-14 melawan PSS Sleman, Senin 12 Desember, pukul 16.15 Wita.
Pertandingan akan dihelat di Stadion Jatidiri, Semarang Jawa Tengah. (dir/kaltimfaktual.co)
Editor: Redaksi BusamID












