Samarinda, Busam.ID- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menargetkan seluruh desa di wilayahnya terkoneksi internet paling lambat Desember 2025. Program ini menjadi prioritas Gubernur dan dimulai bertahap pada Juni 2025.
Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal menyampaikan dua fokus utama, diantaranya perluasan jaringan internet desa dan integrasi sistem pemerintahan lewat platform SAKTI.
“Khusus hari ini, kami melakukan penandatanganan SPK dengan pemerintah kabupaten dan kota. Harapannya, mereka bisa membantu kami karena cakupan kerjanya cukup besar:m, 841 desa harus terhubung satu akses hingga Desember 2025,” ucapnya.
Dari total tersebut, 716 desa dibiayai lewat anggaran murni 2025, dan 125 desa sisanya melalui anggaran perubahan.
Mulai 2026, program akan berjalan penuh dalam satu tahun anggaran. Pemprov akan menentukan teknologi yang sesuai kondisi desa, mulai dari fiber optic, Telkomsel Orbit, hingga Starlink. Untuk desa tanpa listrik, Starlink akan dilengkapi panel surya.
“Desember 2025, targetnya 841 desa selesai terkoneksi. Ini komitmen kami dalam mendukung visi Gubernur terkait pemerataan akses digital di Kalimantan Timur,” tutupnya.(Adit/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir


