Samarinda, Busam.ID – Pengendalian hama menjadi salah satu fokus utama dalam pengelolaan sektor pertanian di Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Muhammad Taufik, menyampaikan bahwa Distanak Kukar telah menerapkan strategi pengendalian hama tikus secara intensif dan terjadwal hampir setiap minggu.
“Kami melakukan gerakan pengendalian hama secara rutin dan terencana, dengan fokus khusus pada hama tikus yang sering mengancam hasil pertanian,” ujar Taufik pada Senin (11/11/2024).
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan masa tanam yang produktif dan meminimalisir kerugian yang mungkin dialami oleh petani akibat serangan hama. Strategi pengendalian ini mencakup tindakan kolektif yang melibatkan partisipasi aktif dari kelompok tani di Bukit Biru.
Menurut Taufik, keikutsertaan para petani sangat krusial, mengingat serangan hama tikus sering kali bersifat masif dan membutuhkan penanganan terpadu.
“Mereka berperan langsung dalam pengawasan dan pengendalian lapangan,” jelasnya.
Program pengendalian hama ini juga merupakan bagian dari upaya Distanak Kukar untuk memberikan perlindungan menyeluruh pada sektor pertanian di Bukit Biru, yang dikenal sebagai salah satu kawasan percontohan pertanian di Kukar.
Selain pengendalian rutin, Distanak Kukar juga melakukan evaluasi berkala terhadap dampak strategi pengendalian yang telah diterapkan.
“Evaluasi ini dilakukan agar langkah pengendalian hama bisa terus disesuaikan dengan kondisi lapangan, mengingat perubahan cuaca dan musim juga mempengaruhi pola penyebaran hama,” tutupnya. (azmi/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


