Samarinda, Busam.ID – Untuk mendukung keberlanjutan produktivitas pertanian di Kabupaten Kutai Kartanegara, diperlukan upaya yang maksimal dari pemerintah untuk menciptakan regenerasi petani lokal. Melalui pelatihan olah bahan ramah lingkungan yang digelar sejak pekan lalu, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, kini berupaya membekali para Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) memiliki inovasi dan menjadi contoh bagi para petani.
Eko Purwanto, PPS asal Kecamatan Tenggarong Seberang menekankan pentingnya regenerasi petani di setiap kecamatan. Dengan pengalaman bertani sejak tahun 1990-an, Eko tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi juga aktif sebagai penyuluh yang membina para petani, khususnya generasi muda.
“Saya ini petani sejak dulu. Tapi karena ditunjuk BPP (Balai Penyuluhan Pertanian), untuk mengelola lahan mereka, saya jadi sering memberikan penyuluhan kepada petani lain,” ungkap Eko.
Ia menyoroti rendahnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Menurutnya, hal ini harus segera diatasi agar keberlanjutan pertanian tetap terjaga.
“Saya ingin sekali petani-petani kita, terutama yang muda, mau kembali ke pertanian. Regenerasi petani ini penting banget,” tegasnya.
Sebagai penyuluh, Eko mengaku termotivasi untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan petani. Ia rutin membagikan pengetahuan serta pengalamannya agar para petani di wilayahnya dapat lebih maju dan mandiri.
“Saya ingin petani-petani kita lebih maju. Makanya, saya selalu berusaha memberikan ilmu dan pengalaman saya kepada mereka,” pungkasnya. (adi/adv/distanakkukar)
Editor Lisa


