Dua Karyawan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Depot Pengisian Oksigen Meledak

Busam ID
Foto : Pihak kepolsian saat tiba di lokasi ledakan dari gudang pengisian Oksigen, Nitrogen dan Liquid Nitrogen di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang Senin (13/3/2023). Fr. Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Warga Jalan Teuku Umar RT 31 Kelurahan Karang Asam Ulu Kecamatan Sungai Kunjang, Senin (13/3/23) siang di pukul 14.00 WITA, digegerkan dengan suara ledakan yang berasal dari salah satu gudang pengisian Oksigen, Nitrogen dan Liquid Nitrogen milik PT Murni Gas Raya.

Setelah muncul ledakan tersebut, dua karyawan PT Murni Gas Raya nampak dilarikan ke rumah sakit menggunakan pikep.

Kondisi keduanya mengalami luka-luka serius akibat ledakan itu.

Menurut keterangan warga yang bermukim tidak jauh dari lokasi kejadian, saat ledakan anaknya hendak berangkat kerja.

Foto : Rumah salah satu warga yang pecah kaca depannya dampak getaran dari ledakan dari gudang pengisian Oksigen, Nitrogen dan Liquid Nitrogen PT Murni Gas Raya Senin (13/3/2023). Ft. Zulkarnain

Tepat ketika di posisi dekat pintu rumah, terdengar bunyi ledakan menggelegar.

Meski pun ledakan hanya sekali, tak ayal dampaknya merusak rumah penduduk sekitar.

“Tiba-tiba meledak duaarr.., anak saya langsung teriak mama….mama… Allahu Akbar…Allahu Akbar,” terang Yuli warga RT 31 menirukan ucapan anaknya.

Akibat ledakan tersebut, atap seng bangunan depo tercabut dan beterbangan disertai asap putih membumbung tinggi dari dalam gudang tersebut.

Sementara rumah warga di sekitar depo, mengalami kerusakan dari tembok yang retak, kaca pecah hingga perabotan berhamburan.

“Ada rumah warga yang kacanya pecah. Rumah saya dindingnya terbuka kena getaran ledakan,” ungkap Yuli.

Yuli mengatakan melihat dua orang korban dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil pick up. Kedua korban nampak didudukkan di jok depan.

“Dua orang itu yang saat kejadian bertugas sebagai pengisian di depot pengisian gas itu,” tambahnya.

Sementara warga lainnya Yana, yang rumahnya berhadapan langsung dengan asal ledakan dari gudang depot tersebut, mengatakan saat terjadi ledakan kondisi cuaca sedang turun hujan.

“Suara ledakannya keras seperti gempa gitu mas,” terang Yana kepada awak media.

Begitu terdengar ledakan, Yana bersama warga lainnya langsung berhamburan keluar.

“Di dalam rumah perabotan sudah terhambur, seperti bingkai foto dan jam dinding berjatuhan,” tambah Yana.

Ledakan demikian menurut warga merupakan kali kedua setelah kejadian yang sama sekitar sepuluh tahun silam.

Warga berharap, kejadian ledakan depot oksigen tidak akan terulang.

Sebab selain berisiko terhadap para pelaku usahanya, juga berdampak terhadap lingkungan sekitar.

Menurut warga, pihak depot seharusnya lebih aware terhadap keselamatan (safety) dalam operasionalnya.

Di samping menambah trauma warga terhadap bencana ledakan yang berdampak luas. Seperti belum lama ledakan di Depot Pertamina Plumpang Jakut.

Menurut warga kerusakan yang timbul akibat ledakan di depot pengisian oksigen dan nitrogen itu, lebih kurang kejadian Plumpang. Bedanya kejadian Plumpang diikuti kobaran api dan di area yang lebih luas.

Empat orang awak media berusaha mengkonfirmasi dengan pihak perusahaan terkait peristiwa ledakan, namun pihak perusahaan menolak untuk memberikan keterangan dengan alasan sudah ada pihak kepolisian di lokasi kejadian.

“Iya nanti dulu, bos nya masih dimintai keterangan oleh polisi,” terang perwakilan perusahaan sambil menggiring awak media untuk keluar dari pagar perusahaan tersebut. (Zul)

Editor : Risa Busam.ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *