Samarinda, Busam.ID– Laga pekan ke-27 antara Borneo FC dan PSBS Biak diprediksi berlangsung sengit, dengan faktor kelelahan fisik menjadi tantangan utama bagi kedua tim.
Kondisi ini dipicu kendala perjalanan akibat sulitnya mendapatkan tiket penerbangan, yang sempat menghambat mobilitas tim. Meski demikian, Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan situasi tersebut tidak boleh dijadikan alasan.
“Kami mencoba melakukan program dengan cara sebaik mungkin, walau itu tidak ideal,” ujarnya dalam konferensi pers jelang pertandingan, Jumat (10/4/2026).
Menurut Lefundes, tim tetap menjalani persiapan selama tertahan di Surabaya. Ia juga memastikan aspek kebugaran tetap diperhatikan dengan penyesuaian jadwal latihan.
Saat ditanya apakah kendala penerbangan memengaruhi kondisi pemain, Lefundes menolak menjadikannya pembenaran.
“Saya tidak menerima alasan. Maka, mereka sudah harus siap untuk memainkan perannya sebaik mungkin. Tidak peduli kesulitan apa yang kami alami,” tegasnya.
Sebagai bagian dari strategi menjaga kondisi fisik, tim pelatih menggeser jadwal official training ke pagi hari agar pemain memiliki waktu pemulihan lebih panjang.
Situasi serupa juga dialami tim tamu PSBS Biak yang dikabarkan menghadapi kendala perjalanan menuju Samarinda. Dengan kondisi tersebut, pertandingan di Stadion Segiri pada Sabtu (11/4/2026) sore dipastikan menjadi ujian ketahanan fisik bagi kedua tim.
Secara statistik, Borneo FC lebih diunggulkan usai meraih kemenangan 3-1 pada laga sebelumnya. Sementara PSBS Biak datang dengan hasil kurang memuaskan setelah kalah telak 1-6 dari Bali United dan masih berada di dasar klasemen.
Meski demikian, Lefundes mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan lawan.
“Kami tetap harus berhati-hati, karena melawan tim yang berada di tabel bawah kerap memberikan kesulitan yang sama seperti mereka yang bersaing memperebutkan gelar juara,” pungkasnya.(Adit)
Editor: M Khaidir


