Samarinda, Busam.ID -Dalam rangka silaturahmi Syawal 1444 H, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi berkunjung ke Gedung Rimba Indah PT ITCI Kenangan, Desa Meridan, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara pada Sabtu (13/5/2023).
Kegiatan tersebut juga sekaligus Halal Bihalal bersama PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) PPU.
Saat memberikan sambutan di hadapan para peserta, Hadi mengisahkan hikmah seorang guru. Dikisahkan seorang guru bernama Muslimah Hafsari yang terdapat di dalam film Laskar Pelangi.
Ia mengatakan sosok guru tersebut merupakan sosok guru pekerja keras, arif dan juga ikhlas dalam memberikan ilmu dan mengajar anak SD di sekolahnya.
Menurut Hadi, sosok guru yang seperti itulah yang membuat Andre Hirata, satu dari murid sosok Muslimah Hafsari menulis cerita hidupnya dalam buku novel. Berikutnya novel yang sempat membuat mata berembun itu, kemudian diangkat ke layar lebar.
“Dari kearifan, kerja keras serta keikhlasan seorang guru ini, lahir satu murid yang bernama Andre Hirata yang kini menjadi penulis novel terkenal di Indonesia. Dan kini salah satu karyanya, Laskar Pelangi diangkat ke layar lebar bahkan menjadi salah satu film terlaris di Indonesia,” ucap Hadi.
Menurut Hadi, jasa dan pengorbanan guru banyak mengantar para muridnya meraih kesuksesan dalam hidup mereka.
Hadi yang juga pernah menjadi guru selama 25 tahun, bercerita tentang dirinya saat masih aktif mengajar, sering menerima telepon dari muridnya yang mengabarkan tentang kesuksesan mereka.
“Ada yang menelpon, memberi tahu kalau saat itu mengambil program S2 di luar negeri dan ada juga yang sukses menjadi dokter,” jelasnya.
Ia mengatakan, kerja keras dan keikhlasan dalam bekerja, kelak akan diingat anak dan cucu sebagai warisan bahwa orang tuanya adalah pekerja keras.
Sementara itu, Ketua PGRI PPU, Suhardi mengatakan PGRI PPU memiliki anggota yang terdaftar di aplikasi sebanyak 3800 anggota, baik yang berstatus ASN, non-ASN dan PPPK.
Menurutnya, PGRI PPU masih memerlukan dukungan pemerintah daerah dalam melaksanakan sejumlah agenda pengurus besar PGRI.
Dukungan itu di antaranya untuk pengadaan lahan yang akan digunakan sebagai fasilitas pendidikan, terlebih wilayah PPU khususnya Sepaku sudah ditetapkan menjadi Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Agenda PB PGRI satu diantaranya yaitu pembangunan Universitas PGRI Nusantara di Sepaku. Dan kita berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi pengadaan lahannya di wilayah IKN,” pungkas Suhardi.
(ADV/GY/RY/DISKOMINFOKALTIM)
Editor : Risa Busam,ID


