Jadi Inisiator Kelompok Tani Wanita, Miranti Rulia Bertekad Menciptakan Ketahanan Pangan

Busam ID
Miranti Rulia Nurdi Petani Milenial di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong. (Bing/Busam.id)

Samarinda, Busam.ID – Pergerakan generasi muda yang berperan di sektor pertanian kini mulai bermunculan di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong. Salah satunya Miranti Rulia Nurdi, seorang petani milenial, yang kini berperan sebagai inisiator dalam membentuk kelompok tani wanita (KWT) Hijau Lestari.

Kelompok itu kini berperan langsung dalam memajukan sektor pertanian di wilayahnya. Dengan tekad dan inisiatifnya, kelompok tani ini berhasil menciptakan ketahanan pangan di lingkungan mereka sendiri.

“Selama satu tahun berdiri, kelompok tani wanita kita sudah swasembada di RT 04. Kita sendiri sudah swasembada untuk komoditas seperti lombok, jahe, bawang merah, dan lain-lain,” ujar Miranti, pada Sabtu (9/11/2024).

Bagi Miranti, peran kelompok tani ini tak sekadar untuk meningkatkan produksi, tetapi juga untuk memberdayakan kaum wanita di sekitarnya.

“Fungsi organisasi pertanian ini, selain untuk mengajak, saya juga membawahi ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok tani. Kita juga mempunyai kebun pangan kita sendiri,” tambahnya.

Miranti menekankan bahwa pertanian merupakan sektor yang krusial untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.

“Pertanian itu penting, karena hal yang paling utama adalah untuk mencukupi dapur kita sendiri, minimal itu,” ungkapnya.

Melalui kelompok tani ini, Miranti ingin memberikan inspirasi kepada masyarakat tentang pentingnya kemandirian pangan dan potensi pertanian yang bisa dikembangkan oleh masyarakat setempat. Inisiatif yang dilakukan oleh Miranti dan kelompok Hijau Lestari memberikan dampak positif bagi perekonomian dan ketahanan pangan di Kelurahan Maluhu. (bing/adv/distanakkukar)

Editor: Lisa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *