Kampung Iklim dan Destinasi Wisata Akan Kolaborasi

BusamID
Kampung Iklim dan Destinasi Wisata Akan Kolaborasi. Foto Ist

Samarinda, Busam.ID – Provinsi Kalimantan Timur terus konsen dengan isu perubahan iklim. Salah satu bentuk keseriusan itu, diterbitkasnnya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2009 tentang Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim.

Hal itu diungkapkan Gubernur Kaltim Isran Noor pada acara Expose Pembangunan Hijau Kalimantan Timur di Ballroom Hotel Mercure, belum lama ini.
Dalam kesempatan tersebut, Isran mengajak para Bupati dan Walikota se-Kaltim untuk menyelaraskan program pemerintah pusat.

Adapun Kaltim memiliki sebanyak 110 Kampung Iklim, ke depan makin meningkat akan dengan target sebanyak 200 Kampung Iklim.

“Program Kampung Iklim di Kaltim cukup berkembang, bukan hanya di kawasan daratan namun juga di wilayah pesisir. Kita akan terus kembangkan itu ke depannya, ” katanya.

Menurutnya, Kampung Iklim memanfaatkan wilayah pesisir seperti Kabupaten Paser, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Kabupaten Berau.

Tidak hanya menyumbang pengurangan 66 ribu ton karbon, Kampung Iklim juga akan menyumbang Pendapatan Asli Daerah PAD Kaltim.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian Iklim Kementrian Lingkungan Hidup (Dirjen KLHK) Agus Rusly sebagai Narasumber mengatakan ke depan Kampung Iklim akan dikolaborasikan dengan menjadi destinasi wisata, sehingga akan berdampak pada peningkatan PAD tersebut.

“Saya yakin Kepala Daerah mendukung perluasan area konservasi dan pengembangan wisata laut, sehingga mendorong para investor untuk membangun cottages dan sarana penunjang wisata lainnya,” kata Agus. (tp/pt/adv/diskominfokaltim)

Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *