Kembangkan Sekolah Berstandar Internasional

BusamID
Kembangkan Sekolah Berstandar Internasional. Foto: Ist

Rencana Kerjasama Pemkot dan Sampoerna Foundation

Samarinda, Busam.ID – Pemkot Samarinda telah menandatangani kerjasama dengan Putra Sampoerna Foundation (PSF) dalam mengembangkan sekolah berstandar internasional di Kota Tepian. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda, Asli Nuryadin menjelaskan hal itu pada media Sabtu (19/02/22) di sela kunjungan Wali Kota Samarinda Andi Harun ke kampus Sampoerna University di Jakarta.

Asli menerangkan ihwal program pengembangan sekolah berstandar internasional PSF di beberapa daerah di Indonesia, salah satunya di SMA yang ada di Bali. Karena itu Pemkot Samarinda juga menginginkan hal serupa, sehingga mengajukan kerjasama dengan PSF untuk pengembangan sekolah berstandar internasional di Kota Tepian. Di samping menjajaki kerjasama program beasiswa bagi mahasiswa dari Samarinda.

Asli menuturkan, nantinya sekolah berstandar internasional yang dikembangkan PSF di Samarinda itu dapat dijadikan contoh bagi sekolah lain yang ada di Kalimantan Timur juga provinsi lainnya.

Disdikbud akan memilih di antara dua sekolah jenjang SMP di Samarinda yang akan ditinjau oleh tim dari PSF dalam proses program pengembangan itu.

“Yang pertama ada SMPN 17 di dekat bandara (APT Pranoto), atau SMPN 22 Samarinda. Jadi pengembangannya nanti akan meliputi infrastruktur dan peningkatan sarana pendidikan yang berstandar internasional, yang juga sudah dilakukan PSF di SMA yang ada di Bali,” terang Asli, Minggu (20/2/2022).

Sekolah yang terpilih untuk dikembangkan PSF nantinya akan ditingkatkan sarana dan prasarana pembelajarannya menjadi berstandar internasional. Selain itu langkah kerjasama ini juga sebagai komitmen Pemkot Samarinda untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi generasi muda di Samarinda.

“Senin nanti, tim dari PSF akan mulai meninjau kedua sekolah itu. Kita pilih dua sekolah tersebut karena lokasinya yang strategis, salah satunya dekat airport,” imbuh Asli menerangkan.

Kendati akan ada pengembangan sarana dan prasarana sekolah menjadi berstandar internasional yang dilakukan oleh pihak swasta, Asli memastikan kedua sekolah itu tetap berstatus sekolah negeri.

“Pengembangannya tentu selain sarana dan infrastruktur, dari manajemen dan tenaga pengajarnya juga perlu ada penataan ulang,” ucapnya.

“Kita tidak perlu terlalu kaku, kalau ada kesempatan kerjasama, karena juga kerjasama dengan pemerintah kita harus mengambil langkah seperti ini, kalau tidak dunia pendidikan kita akan lambat untuk maju,” pungkas Kadisdikbud. (pkc/an)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *