Samarinda, Busam.ID -Sebuah video viral yang menampilkan selebgram dan penyanyi terkenal, AA (13 Tahun) sedang berjoget TikTok di sebuah tempat seperti pelataran hotel di Kota Madinah, telah menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Netizen dengan cepat memberikan komentar dan kritik terhadap perilaku AA dalam video tersebut yang telah tersebar luas di berbagai platform media sosial.
Atas banyaknya komentar negatif yang menghujani video tersebut, AA melalui manajernya, Novi Umar, memberikan penjelasan resmi sebagai klarifikasi kejadian tersebut.
Novi Umar menyatakan bahwa tindakan yang terlihat dalam video masih dapat dianggap sebagai hal yang wajar, mengingat AA masih berusia remaja.
“Konten yang dibuat oleh AA dalam video tersebut tidak dilakukan saat sedang beribadah atau berada di dalam masjid,” tegas Novi Umar.
“TikTok saat ini telah sangat populer di kalangan remaja, dan tidak sedikit dari mereka yang melakukan kegiatan serupa,” ujar Novi Umar.
Ia juga menambahkan bahwa AA memiliki kesadaran yang tinggi mengenai pentingnya menghormati tempat-tempat suci.
AA tidak akan membuat konten joget TikTok ketika sedang berada dalam situasi beribadah atau di dalam masjid, karena ia menyadari bahwa hal tersebut tidaklah pantas.
Novi Umar berharap agar masyarakat tidak terlalu membesar-besarkan kontroversi ini.
“AA masih seorang remaja yang sedang belajar dan berkembang di dunia hiburan. Kami berharap agar netizen dapat memberikan dukungan dan pengertian,” tambahnya.
Komentar dari manajer AA ini diharapkan dapat meredam perdebatan yang tengah berlangsung di media sosial.
Sementara itu, AS orang tua AA sangat menyayangkan sikap media yang terlalu berlebihan dalam memberitakan hal tersebut.
Menurutnya, dalam pemberitaan yang tengah berlangsung, banyak media tidak memperhatikan adanya aturan PPRA (Pedoman Pemberitaan Ramah Anak).
“Sangat disayangkan, padahal AA masih belum 17 tahun. Ada yang namanya PPRA, yang saya ketahui di aturan tersebut bahkan nama lengkap saja tidak boleh ditulis, namun di media sosial atau media pemberitaan, banyak yang dengan lengkap menulis nama AA,” ucap AS pada Busam.ID.
Terkait PPRA, AS berharap media dapat lebiih bijak dalam memberitakan sesuatu. Menurutnya AA tidak melakukan kesalahan yang fatal.
Senada dengan apa yang dikatakan oleh Novi Umar, AA yang masih dalam umur remaja menurut AS bukan dalam posisi salah. Joget yang dilakukan AA merupakan upaya untuk sedikit menghibur diri di tengah teriknya cuaca Kota Madinah yang saat ini mencapai 49 derajat.
“Lagian itu dilakukan di halaman Hotel,” timpal AS..
“Sekali lagi, dia masih remaja, betul apa yang dikatakan oleh Novi Umar, AA paham apa yang salah dan apa yang benar, saya akan katakan salah jika dia melakukan hal tersebut jika dalam posisi sedang beribadah atau mungkin di dalam mesjid. Sedangkan ini hanya berada di luar hotel, itu pun sedang bermain bersama tantenya,” ucap AS.
“Seharusnya media sosial mencari tahu dulu sebelum memberitakan AA dan tidak membuat caption ataupun judul yang menarik atau memancing kemarahan orang lain,” papar AS.
Walaupun video joged TikTok di Madinah tersebut telah menjadi viral dan mendapat banyak kritik, AA, orang tuanya dan tim manajemennya berkomitmen untuk terus menghormati nilai-nilai keagamaan. (RYAN)
Editor : A Risa








