Kombinasikan Pertanian dengan Peternakan, Distanak Kukar Kenalkan Konsep Pertanian Terpadu

Busam ID
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Kartanegara, Muhammad Taufik. (Ody/Busam.id)

Samarinda, Busam.ID – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperkenalkan konsep pertanian terpadu kepada Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS). Metode ini mengkombinasikan pertanian dengan peternakan ini untuk mengurangi limbah dan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya.

Konsep ini diperkenalkan dalam program pertanian terpadu yang memungkinkan limbah ternak, seperti kotoran untuk dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Sementara sisa-sisa tanaman dapat digunakan sebagai pakan ternak.

“Metode ini membantu petani mengoptimalkan sumber daya yang ada dan sekaligus mengurangi limbah,” kata Taufik, Sabtu (9/11/2024).

Dirinya menilai, pertanian terpadu bisa menjadi solusi untuk memaksimalkan penggunaan sumber daya. Petani bisa menghemat biaya pupuk dan pakan, serta menjaga keseimbangan alam.

“Kami ingin PPS dapat mengajarkan dan mendorong petani di daerah mereka untuk mencoba sistem ini,” ujarnya.

Pelatihan ini juga fokus memberikan keterampilan kepada PPS, dalam mengajarkan teknik pertanian yang mudah diadaptasi di daerah pedesaan yang minim teknologi. PPS diharapkan menjadi perpanjangan tangan pemerintah, dalam menyampaikan informasi dan inovasi pertanian hingga ke pelosok Kukar.

“Kami akan terus mendampingi PPS dan petani supaya mereka mampu beradaptasi dengan perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan pertanian di Kukar. Semoga upaya ini dapat berkelanjutan,” tutup Taufik. (ody/adv/distanakkukar)

Editor: Lisa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *