Samarinda, Busam.ID – Inafis Satuan Reserse Kriminal Polresta Samarinda melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Gudang pengisian Oksigen, Nitrogen dan Liquid Nitrogen PT Murni Gas Raya Rabu (15/3/2023).
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Samarinda, Kompol Rengga Puspo Saputro mengatakan, hasil penyelidikan dan koordinasi dengan Polsek Sungai Kunjang diketahui terdapat tiga orang mengalami luka akibat ledakan yang terjadi Senin (13/3/2023) lalu.
“Untuk korbannya satu orang mengalami luka serius dan dua lainnya dirawat jalan,” terang Rengga.

Pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi termasuk tiga orang korbannya untuk mengetahui bagaimana awal mula ledakan tersebut terjadi.
“Jadi kita masih menunggu dari beberapa keterangan saksi yang perlu , termasuk bagaimana awal mula kejadian tersebut. Kasus ini viral dan kita juga perlu langkah-langkah penyidikan yang harus serius dan kami dalami lebih lanjut,” ungkap Rengga.
Pihak Kepolisian masih mendalami dugaan kelalaian atau kesalahan prosedur yang dilakukan pihak perusahaan.
“Untuk sementara masih kami koordinasikan apakah nantinya akan mendatangkan Puslabfor Mabes Polri atau tidak, nanti kita sampaikan lagi,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Jalan Teuku Umar RT 31 Kelurahan Karang Asam Ulu Kecamatan Sungai Kunjang, Senin (13/3/23) siang di pukul 14.00 WITA, digegerkan dengan suara ledakan yang berasal dari salah satu gudang pengisian Oksigen, Nitrogen dan Liquid Nitrogen milik PT Murni Gas Raya.
Setelah muncul ledakan tersebut, dua karyawan PT Murni Gas Raya nampak dilarikan ke rumah sakit menggunakan pikep.(zul)
Editor : Risa Busam.ID












