Lahan Kering di Simpang Pasir Samarinda Terbakar

Busam ID
Kobaran api yang cukup tinggi membakar lahan kering di Jalan Borneo, Simpang Pasir, Palaran, Kota Samrainda, Jumat (14/8/2026) siang. Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Kobaran api membakar lahan kering seluas sekitar 1 hektare di Jalan Borneo RT 24, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Jumat (14/8/2026). Api mulai terdeteksi sekitar pukul 14.27 Wita. Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 Wita.

Kondisi lahan yang didominasi rumput kering membuat api dengan cepat merembet. Hembusan angin yang cukup kencang turut memperparah situasi dan menyulitkan petugas serta relawan dalam menjinakkan kobaran api.

Anggota TRC BPBD Kota Samarinda, Nusa Indah, mengatakan kobaran api sempat semakin membesar saat proses pemadaman berlangsung. Sejumlah relawan kemudian dikerahkan untuk membantu petugas di lokasi.

Namun, upaya pemadaman terkendala sumber air yang berada cukup jauh dari titik kebakaran. “Api semakin membesar. Rekan-rekan relawan sudah merapat, tetapi titik air dari lokasi kebakaran cukup jauh, kurang lebih 300 meter,” ujar Nusa.

Untuk mengendalikan api, petugas mengerahkan sejumlah armada dan peralatan pemadam. Di antaranya 1 unit tangki BPBD Kota Samarinda, 1 tangki Disdamkarmat Kota Samarinda Posko 6, 1 tangki BPBD Provinsi Kalimantan Timur, 1 unit URC Posko 6, 1 tangki Satria Palaran, serta 6 mesin pompa portabel milik relawan.

Selain minimnya sumber air, kondisi akses menuju lokasi yang rusak juga menjadi kendala. Petugas harus bekerja ekstra untuk menjangkau titik-titik api yang berada di area lahan terbakar.

Kebakaran ini diduga kembali terjadi setelah sebelumnya api sempat muncul di lokasi yang sama.
“Informasi awal, kemarin sempat menyala dan sudah dibasahi. Tapi hari ini kembali menyala,” jelas Nusa Indah.

Api diketahui muncul dari area yang tidak jauh dari permukiman. Hembusan angin kemudian membawa kobaran api ke arah barat sehingga membuat titik kebakaran semakin meluas.

Petugas juga menduga kebakaran berkaitan dengan aktivitas pembakaran lahan. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam pendalaman. Kebakaran lahan di kawasan tersebut disebut bukan kali pertama terjadi. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *