Masih 4 Ribu Keluarga Terjangkau Program Pembinaan Anak di Samarinda

Busam ID
Pemberian vitamin A dan obat cacing kepada anak-anak di Samarinda. Foto by Uca/Busam.Id

Samarinda, Busam.ID – Sebanyak 26 ribu keluarga di Samarinda menjadi target pembinaan tumbuh kembang anak melalui program yang digagas Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda. Saat ini, pembinaan baru menjangkau sekitar 4 ribu keluarga melalui 115 kelompok Bina Keluarga Balita (BKB).

Kepala DPPKB Samarinda, Deasy Evriyani, mengatakan perluasan sasaran akan dilakukan bertahap setiap tahun karena jumlah keluarga yang harus didampingi masih cukup besar.
“Nah, ini juga akan kita tingkatkan terus karena mengingat ada 26 ribu keluarga yang harus kita sasar dan ini akan secara milestone setiap tahun akan bertambah juga,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Selain melalui kelompok BKB, menurutnya penguatan juga dilakukan lewat program Taman Asuh Sayang Anak (TAMSYA) yang saat ini telah diterapkan di 16 tempat penitipan anak (TPA) di Samarinda. Program ini tidak hanya berfokus pada anak, tetapi juga peningkatan kapasitas pengasuh dan edukasi bagi orang tua.

Deasy menjelaskan, TAMSYA memiliki 4 indikator layanan, yakni pemantauan tumbuh kembang anak, peningkatan kompetensi pengasuh, edukasi bagi orang tua atau wali, serta layanan rujukan jika ditemukan permasalahan perkembangan anak.

Ia menambahkan, DPPKB juga mengawal pemberian vitamin A dan obat cacing di TPA sebagai bagian dari upaya menjaga daya tahan tubuh anak dan pencegahan stunting sejak usia dini.

“Kami akan menggandeng berbagai pihak agar Tamasya ini betul-betul berdampak dan bermanfaat untuk meningkatkan tumbuh kembang anak,” tuturnya. (uca)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *